17 Desa di Muratara Terendam Banjir, 2.867 KK dan 11.468 Jiwa Terdampak.

Table of Contents


MURATARA – Banjir yang melanda Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) semakin meluas. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muratara, sebanyak 17 desa di dua kecamatan terendam banjir, mengakibatkan ribuan warga terdampak.

Kabid BPBD Muratara, Mugono mengatakan, dari hasil pendataan sementara tercatat sebanyak 2.867 kepala keluarga (KK) atau 11.468 jiwa terdampak banjir. Selain itu, ribuan rumah warga ikut terendam akibat tingginya debit air.

“Total ada 17 desa terdampak banjir. Sebanyak 2.867 rumah terendam dan satu unit rumah hanyut terbawa arus di Desa Terusan, Kecamatan Karang Jaya,” ujar Mugono kepada awak media, Kamis (7/5/2026).

Ia menjelaskan, 10 desa terdampak berada di Kecamatan Karang Jaya, yakni Desa Lubuk Kumbung, Desa Sukaraja, Desa Muara Batang Empu, Desa Rantau Telang, Desa Tanjung Agung, Desa Sukamenang, Kelurahan Karang Jaya, Desa Muara Tiku, Desa Terusan dan Desa Embacang.

Sedangkan tujuh desa lainnya berada di Kecamatan Rupit, meliputi Desa Tanjung Beringin, Desa Noman, Desa Noman Baru, Desa Batu Gajah, Desa Batu Gajah Baru, Desa Maur Lama dan Desa Maur Baru.

Tidak hanya merendam permukiman warga, banjir juga mengakibatkan dua jembatan gantung putus, masing-masing di Desa Tanjung Beringin dan Desa Terusan.

Menurut Mugono, banjir terjadi akibat hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Muratara dalam beberapa hari terakhir.

Saat ini BPBD terus melakukan pendataan serta mengevakuasi warga terdampak banjir ke lokasi yang lebih aman.

“Kondisi air saat ini masih pasang di Kecamatan Karang Jaya dan diprediksi akan meluas ke Kecamatan Rupit, Karang Dapo dan Rawas Ilir,” pungkasnya.


   ( Nasrullah ) 

Tak-berjudul81-20250220065525