WUJUD POLRI PEDULI, PERSONEL POLSEK MINASATENE KAWAL DAN BANTU PEMAKAMAN JENAZAH TANPA IDENTITAS
Pangkep – Menunjukkan komitmen dalam memberikan pelayanan prima dan kepedulian kemanusiaan, jajaran Kepolisian Resor Pangkajene dan Kepulauan (Polres Pangkep) melalui personel Polsek Minasatene melaksanakan pendampingan dan pengawalan proses pemakaman terhadap seorang jenazah yang hingga saat ini belum diketahui identitasnya. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 25 April 2026, sekitar pukul 16.16 WITA.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, jenazah tersebut sebelumnya merupakan korban musibah tenggelam di aliran Sungai Kalibone, Kelurahan Bonto Langkasa, Kecamatan Minasatene, yang telah ditemukan dan dievakuasi pada hari sebelumnya. Hingga batas waktu penanganan, pihak kepolisian belum menerima laporan kehilangan maupun informasi yang dapat mengungkapkan nama, alamat asal, maupun identitas keluarga dari almarhum.
Dalam pelaksanaan kegiatan ini, personel dipimpin oleh Kepala Sub Seksi Pelayanan dan Penegakan Hukum (Ka SPK) Polsek Minasatene, Aipda Nasrudi, didampingi oleh anggota Unit Reskrim, yakni Bripka Asriadi dan Bripda Firmansyah. Tim ini turut bergabung dan mendampingi petugas piket Polres Pangkep yang dipimpin oleh Pamapta II Ipda Azis.
Rombongan petugas bergerak dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batara Siang Pangkep menuju lokasi pemakaman di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tonasa I, yang terletak di Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep. Sepanjang perjalanan, petugas memastikan proses pengangkatan jenazah berjalan tertib, aman, dan mendapatkan perlakuan yang layak.
Kapolsek Minasatene, Iptu Muhammad Alyas, S.M, melalui keterangan resminya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program “Polri Peduli” yang menjadi prioritas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, termasuk dalam aspek kemanusiaan.
“Meskipun jenazah ini tidak memiliki keluarga yang mengurus dan identitasnya belum diketahui, sebagai aparat penegak hukum kita memiliki tanggung jawab moral dan kemanusiaan untuk memastikan ia mendapatkan hak terakhirnya, yaitu pemakaman yang layak dan penuh penghormatan. Ini adalah wujud nyata bahwa Polri hadir untuk semua lapisan masyarakat tanpa terkecuali,” ujarnya.
Selain memastikan proses pemakaman berjalan sesuai prosedur dan norma agama serta budaya yang berlaku, kehadiran petugas di lapangan juga bertujuan untuk menjaga situasi dan ketertiban selama proses berlangsung. Hal ini sekaligus menjadi bentuk penghormatan terakhir serta memberikan rasa tenang bagi semua pihak yang terlibat.
Proses pemakaman berjalan lancar dan khidmat. Hingga kegiatan selesai, situasi di lokasi maupun sepanjang rute perjalanan terpantau dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya gangguan apapun.
Pihak kepolisian kembali menghimbau kepada masyarakat yang memiliki informasi terkait identitas jenazah tersebut, agar segera melapor ke kantor polisi terdekat guna proses klarifikasi dan administrasi lebih lanjut.
( Ahmad Latif )


