Tarung Derajat, Jalan Batalyon B Pelopor Tingkatkan Profesionalisme Personel
Lubuklinggau -- Di bawah terik matahari pagi, semangat tak surut dari wajah para personel Satuan Brigade Mobil (Satbrimob) Polda Sumsel Batalyon B Pelopor. Di Lapangan Mako Batalyon B Pelopor, Lubuklinggau, Jumat (10/04/2026), mereka berlatih bela diri Tarung Derajat dengan penuh disiplin dan kesungguhan.
Bagi para personel, latihan ini bukan sekadar rutinitas fisik. Setiap gerakan, pukulan, dan tangkisan menjadi bagian dari proses membangun kesiapsiagaan diri dalam menghadapi berbagai potensi ancaman di lapangan. Tarung Derajat—yang juga dikenal sebagai AA Boxer—merupakan seni bela diri asli Indonesia yang diciptakan oleh Achmad Dradjat pada era 1960-an di Bandung, dan kini telah menjadi bagian penting dalam pembinaan kemampuan dasar Korps Brimob Polri.
Komandan Batalyon B Pelopor, AKBP Andiyano, S.K.M., M.H., menuturkan bahwa latihan ini memiliki makna lebih dari sekadar penguatan fisik. Di dalamnya tertanam nilai-nilai ketangguhan, ketepatan bertindak, serta kepekaan insting yang sangat dibutuhkan dalam tugas kepolisian.
“Latihan bela diri Tarung Derajat ini bukan hanya sekadar kegiatan rutin, tetapi juga bertujuan untuk menunjang tugas dan fungsi kepolisian, serta meningkatkan insting personel dalam menghadapi ancaman yang berpotensi membahayakan jiwa secara cepat dan tepat,” ujarnya.
Lebih dari itu, latihan yang dilakukan secara konsisten juga menjadi ruang bagi para personel untuk mengembangkan potensi diri. Tidak hanya dalam kemampuan bertarung, tetapi juga dalam membangun disiplin, kepercayaan diri, serta menjaga kebugaran fisik yang prima.
Bagi sebagian personel, Tarung Derajat bahkan menjadi jalan untuk meraih prestasi di bidang olahraga. Semangat berlatih yang tinggi membuka peluang untuk membawa nama baik satuan hingga ke tingkat nasional.
“Dengan latihan yang rutin dan serius, bela diri Tarung Derajat dapat menjadi salah satu wadah untuk menyalurkan prestasi olahraga hingga ke tingkat nasional,” pungkas AKBP Andiyano.S.K.M., M.H.,
Di balik setiap latihan yang dijalani, tersimpan tekad kuat para personel Brimob untuk selalu siap hadir melindungi masyarakat—dengan kemampuan, ketangguhan, dan profesionalisme yang terus diasah dari waktu ke waktu.
( Nasrullah )


