Strategis LBH Wahana KeadilanPeran Pohuwato, Perluas Akses Bantuan Hukum bagi Warga Binaan Lapas Gorontalo
Gorontalo – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Wahana Keadilan Pohuwato menegaskan peran strategisnya dalam memperluas akses keadilan dengan menggandeng Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Gorontalo melalui penyuluhan hukum dan penandatanganan perjanjian kerja sama, Rabu (1/4/2026).
Keterlibatan LBH dalam kerja sama ini menjadi langkah konkret dalam memastikan warga binaan tetap memperoleh hak pendampingan hukum secara adil dan profesional, meski tengah menjalani masa pidana. Penyuluhan hukum yang digelar mengangkat tema “Mewujudkan Akses Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Lapas Kelas IIA Provinsi Gorontalo”.
Direktur LBH Wahana Keadilan Pohuwato, Stenli Nipi, SH., MH., menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen menghadirkan layanan bantuan hukum yang inklusif dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok rentan seperti warga binaan.
“Ini adalah bagian dari tanggung jawab kami sebagai lembaga bantuan hukum untuk memastikan tidak ada satu pun warga negara yang kehilangan haknya di hadapan hukum. Warga binaan tetap memiliki hak yang sama untuk didampingi secara hukum,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa melalui kerja sama ini, LBH Wahana Keadilan Pohuwato akan aktif memberikan edukasi hukum, konsultasi, hingga pendampingan dalam berbagai proses hukum yang dihadapi warga binaan.
Selain fokus pada aspek hukum, kegiatan ini turut diintegrasikan dengan program pembinaan melalui Pusat Pendidikan dan Pelatihan Santri Binaan yang merupakan hasil kolaborasi Lapas Kelas IIA Gorontalo dengan Kementerian Agama Kota Gorontalo. Program tersebut diharapkan mampu memperkuat pembinaan mental dan spiritual warga binaan.
Dengan peran aktif LBH Wahana Keadilan Pohuwato, upaya menghadirkan keadilan yang merata semakin nyata. Kolaborasi ini diharapkan menjadi contoh sinergi antara lembaga bantuan hukum dan institusi pemasyarakatan dalam mendorong perlindungan hak asasi serta mempercepat proses reintegrasi sosial warga binaan di Indonesia. (red/)


