Momen Emas Pererat Ukhuwah, Halal Bihalal MT Nurul Ma’rifat Sukses Digelar di Balang Lompo
BALANG LOMPO, PANGKEP – Kamis, 16 April 2026 menjadi hari yang penuh berkah di Pulau Balang Lompo, Kelurahan Mattiro Sompe, Kecamatan Liukang Tupabbiring, Kabupaten Pangkep.
Suasana keakraban dan kedamaian begitu terasa menyelimuti seluruh penjuru tempat kegiatan. Hangatnya tali persaudaraan antar warga dan jamaah Masjid Nurul Ma'rifat seolah mampu memecah riak ombak dan menyatukan hati dalam satu irama kebersamaan yang indah. Hal ini terwujud nyata dalam kegiatan Halal Bihalal akbar yang diselenggarakan oleh MT Nurul Ma’rifat, yang menjadi momentum emas untuk mempererat tali kasih dan ukhuwah di tengah masyarakat.
Kegiatan ini bukan sekadar pertemuan rutin atau ajang kumpul biasa, melainkan wadah yang sangat bermakna untuk saling bermaaf-maafan, memohonkan ampun, serta menyegarkan kembali hubungan baik sesama warga setelah perjalanan ibadah di bulan suci Ramadan.
Dalam kesempatan yang penuh hikmah tersebut, panitia dan seluruh hadirin mendapatkan ilmu serta nasihat berharga yang disampaikan langsung oleh Camat Liukang Tupabbiring, Bapak H. Abd Rahman, S.Hi. Tausiah yang disampaikan beliau begitu menyentuh hati dan memberikan pencerahan mendalam, mengingatkan seluruh peserta akan pentingnya menjaga hati dan hubungan sesama manusia.
Selain itu, suasana semakin akrab dan menyatu berkat sambutan hangat yang disampaikan oleh Ibu Hj. Sitti Patima, S.Pd.I. Kata-kata bijak dan sapaan penuh keramahan yang beliau sampaikan turut mempersatukan hati, menciptakan suasana yang penuh kekeluargaan dan kearifan lokal yang kental.
Sebagaimana ajaran agama yang sangat mulia, menyambung tali silaturahmi merupakan amalan yang dicintai Allah SWT. Selain menjadi penyambung rezeki, keakraban ini juga diyakini sebagai salah satu sebab dipanjangkannya usia dan dilimpahkan banyak keberkahan dalam hidup.
Melalui momen Halal Bihalal ini, seluruh warga berharap dapat meluruhkan sekat-sekat kebencian, prasangka buruk, serta perbedaan pendapat yang mungkin pernah ada di masa lalu.
"Sebab, pada hakikatnya di hadapan-Nya, kita hanyalah satu barisan yang sama-sama merindukan keridhaan-Nya. Persaudaraan yang kokoh tidak tercipta karena tidak pernah ada luka atau perbedaan, melainkan karena ada keikhlasan yang tulus yang selalu mampu menyembuhkan dan mendamaikan," ungkap rasa syukur dan harapan dari panitia maupun warga yang hadir.
Semoga kebersamaan dan kehangatan yang terjalin pada hari ini menjadi saksi bisu kebaikan kita, yang kelak akan menjadi bekal berharga dan amal jariyah yang diterima di sisi-Nya kelak di akhirat.
( Ahmad Latif )


