Viral! Pria Tewas Misterius di Lokasi Tambang Bulangita Pohuwato, Warga Desak Polisi Ungkap Fakta Kematian
Pohuwato, Gorontalo – Warga Kabupaten Pohuwato digegerkan dengan beredarnya foto dan video di sejumlah grup WhatsApp yang memperlihatkan seorang pria ditemukan meninggal dunia di kawasan tambang Bulangita, Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo, pada Kamis (5/3/2026).
Informasi yang beredar menyebutkan bahwa korban diduga meninggal di lokasi tambang yang disinyalir merupakan aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI). Korban diketahui merupakan warga Desa Bumbulan, Kecamatan Paguat. Jenazah korban disebut sempat diantarkan oleh orang yang tidak dikenal kepada pihak keluarga dalam kondisi sudah tidak bernyawa.
Kondisi tersebut menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat. Sejumlah warga mempertanyakan mengapa jenazah korban hanya diantarkan oleh orang yang tidak dikenal, tanpa adanya penjelasan resmi terkait peristiwa yang sebenarnya terjadi di lokasi tambang tersebut.
Meski demikian, berbagai informasi yang beredar di masyarakat masih bersifat dugaan dan belum dapat dipastikan kebenarannya. Oleh karena itu, asas praduga tak bersalah tetap harus dikedepankan hingga adanya hasil penyelidikan resmi dari aparat penegak hukum.
Peristiwa ini pun memicu perhatian luas dan kekhawatiran masyarakat. Warga mendesak aparat kepolisian, khususnya Polres Pohuwato, untuk segera melakukan penyelidikan secara menyeluruh serta mengungkap penyebab pasti kematian korban secara transparan.
Sejumlah warga menilai bahwa peristiwa serupa bukan pertama kali terjadi di kawasan tambang wilayah Bulangita. Beberapa bulan sebelumnya, sempat beredar kabar mengenai kematian di lokasi tambang yang diduga milik salah satu pengusaha tambang di daerah tersebut. Namun hingga kini, sebagian masyarakat menilai belum ada kejelasan terkait perkembangan penanganan kasus tersebut.
Percakapan yang beredar di sejumlah grup WhatsApp juga memperlihatkan kekecewaan sebagian warga terhadap penanganan kasus oleh aparat penegak hukum. Dalam percakapan itu, ada warga yang secara sinis menyarankan agar kejadian serupa dilaporkan saja ke pemadam kebakaran, sebagai bentuk kritik terhadap pelayanan kepolisian yang dianggap belum maksimal.
Selain itu, dari video yang turut beredar luas di media sosial dan aplikasi percakapan, terlihat adanya dugaan kejanggalan pada tubuh korban. Pada bagian leher korban tampak luka yang diduga menyerupai bekas jeratan tali. Temuan tersebut memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat terkait penyebab kematian korban.
Publik juga kini menunggu keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kebenaran peristiwa tersebut, termasuk hasil penyelidikan yang diharapkan dapat memberikan kejelasan atas berbagai informasi yang beredar di tengah masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, masyarakat berharap aparat kepolisian dapat segera melakukan penyelidikan secara profesional dan menyampaikan hasilnya secara terbuka kepada publik guna menghindari berkembangnya spekulasi yang dapat menimbulkan keresahan.
Sementara itu, hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian Polres Pohuwato terkait peristiwa tersebut.
Masyarakat juga berharap aparat penegak hukum dapat bertindak tegas terhadap aktivitas tambang ilegal di wilayah tersebut agar tidak kembali menimbulkan korban jiwa di kemudian hari. (red)


