Tingkatkan Keterampilan Warga Binaan, Giatja Lapas Narkotika Muara Beliti Studi Belajar ke Sentra Batik

Table of Contents

 


Musi Rawas -- Dalam rangka meningkatkan kualitas program pembinaan kemandirian bagi warga binaan, jajaran kegiatan kerja (Giatja) Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti melaksanakan kegiatan studi belajar ke salah satu sentra kerajinan batik. Kegiatan ini bertujuan untuk menambah wawasan serta meningkatkan keterampilan dalam bidang kerajinan, khususnya seni membatik yang memiliki nilai budaya sekaligus nilai ekonomi.(6/2/2026). 

Kunjungan tersebut diikuti oleh petugas Giatja yang secara langsung mempelajari proses pembuatan batik, mulai dari tahap awal seperti pembuatan pola, proses pencantingan, hingga tahap pewarnaan kain. Para peserta mendapatkan penjelasan secara langsung dari pengrajin batik mengenai teknik-teknik dasar serta proses produksi batik yang baik dan benar.

Melalui kegiatan ini, diharapkan ilmu dan pengalaman yang diperoleh dapat diterapkan dalam program pembinaan kemandirian di dalam lapas. Dengan demikian, warga binaan nantinya dapat dibekali keterampilan membatik yang bermanfaat sebagai bekal ketika kembali ke masyarakat.

Kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk komitmen Lapas dalam menghadirkan program pembinaan yang produktif dan berkelanjutan. Pembinaan keterampilan seperti kerajinan batik diharapkan mampu mendorong kreativitas warga binaan sekaligus membuka peluang usaha yang dapat meningkatkan kemandirian ekonomi mereka di masa depan.

Dengan adanya kegiatan studi belajar ini, Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti terus berupaya mengembangkan berbagai program pembinaan yang inovatif guna menciptakan warga binaan yang lebih terampil, produktif, dan siap kembali berkontribusi positif di tengah masyarakat.


            ( Nasrullah) 

Tak-berjudul81-20250220065525