Tiga Rumah dan Satu Kontrakan di Jogoboyo Lubuklinggau Terbakar, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah

Table of Contents

 



Lubuklinggau – Kebakaran melanda permukiman warga di Jalan Waringin RT 05, Kelurahan Jogoboyo, Kecamatan Lubuk Linggau Utara II, Kota Lubuklinggau, Jumat (6/3/2026) sekitar pukul 09.30 WIB. Dalam peristiwa tersebut, tiga unit rumah dan satu unit kontrakan milik warga dilaporkan terbakar.

Kapolsek Lubuklinggau Utara, Iptu Sumardi Candra, saat dikonfirmasi awak media membenarkan kejadian kebakaran yang terjadi di wilayah RT 05 Kelurahan Jogoboyo tersebut.

Adapun pemilik rumah yang terdampak kebakaran yakni Mislaiani (55), ibu rumah tangga; Hai Esi (55), ibu rumah tangga; Kaisem, wiraswasta; serta M. Rangga Suhara (18), seorang pelajar. Keempatnya merupakan warga yang tinggal di Jalan Waringin RT 05 Kelurahan Jogoboyo Kecamatan Lubuk Linggau Utara II.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, peristiwa kebakaran bermula saat Mislaiani sedang tidur di kamarnya. Tiba-tiba ia mendengar suara ledakan dari luar kamar. Saat keluar untuk memeriksa, ia mendengar suara desisan listrik dari bagian atas rumah dan melihat percikan listrik yang mulai membakar plafon rumahnya.

Melihat kejadian tersebut, Mislaiani langsung menggendong cucunya dan memanggil menantunya untuk segera keluar rumah. Ia juga berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar.

Teriakan tersebut didengar oleh Agus Lukman yang saat itu sedang beristirahat. Ia segera keluar rumah dan melihat asap keluar dari ventilasi serta asap tebal yang berasal dari dapur rumah Mislaiani. Agus pun langsung berupaya menyelamatkan barang-barang dari rumahnya.

Sementara itu, sekitar pukul 10.15 WIB, M. Rangga Suhara yang baru pulang sekolah melihat api telah membesar dari rumah Mislaiani. Ia kemudian masuk ke rumahnya untuk menyelamatkan sejumlah barang miliknya sebelum api merambat lebih jauh.

Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.15 WIB setelah lima unit armada Pemadam Kebakaran milik Pemerintah Kota Lubuklinggau dikerahkan ke lokasi kejadian dan dibantu oleh warga setempat.

Akibat peristiwa tersebut, kerugian materi ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Rumah milik Mislaiani mengalami kerugian sekitar Rp250 juta, Hai Esi sekitar Rp200 juta, Kaisem sekitar Rp20 juta, dan M. Rangga Suhara sekitar Rp10 juta.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kebakaran yang diduga berasal dari korsleting listrik. 


    ( Nasrullah). 

Tak-berjudul81-20250220065525