Satlantas Polres Lubuklinggau Imbau Pemudik Patuhi Rambu Lalu Lintas dan Gunakan Jalur Alternatif
Lubuklinggau – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lubuklinggau mengimbau para pemudik yang melintas di wilayah Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, untuk selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas guna menghindari kesalahan arah, meskipun telah menggunakan aplikasi navigasi seperti Google Maps, Rabu (18/3/2026).
Kasat Lantas Polres Lubuklinggau, AKP Desi Azhari, mengatakan pemudik dapat menghindari kepadatan arus lalu lintas di pusat kota dengan memanfaatkan jalur alternatif, yakni Lingkar Utara dan Lingkar Selatan.
Menurutnya, saat ini terjadi peningkatan volume kendaraan pemudik yang melintas di jalur tengah kota. Kondisi tersebut diperparah dengan meningkatnya aktivitas masyarakat yang memadati pusat perbelanjaan untuk kebutuhan Lebaran.
“Upaya kami bersama Dinas Perhubungan telah memasang banner dan petunjuk arah tambahan untuk memudahkan pemudik mencapai tujuan,” ujar AKP Desi.
Ia menjelaskan, pihaknya juga telah menambah rambu lalu lintas di sejumlah titik strategis guna membantu pengendara dalam menentukan arah perjalanan. Rambu tersebut dipasang di tujuh lokasi, yakni Simpang Periuk, depan Rumah Makan Mang Engking, Simpang Siring Agung, Simpang Petanang, Simpang Megang, dan Simpang RCA.
“Banyaknya persimpangan di Kota Lubuklinggau berpotensi membuat pemudik tersesat jika hanya mengandalkan aplikasi navigasi. Karena itu, kami imbau agar tetap memperhatikan rambu yang telah disediakan,” jelasnya.
Selain itu, pemudik juga diingatkan untuk selalu menjaga kondisi fisik selama perjalanan. Jika merasa lelah, diimbau untuk beristirahat di pos-pos yang telah disediakan.
Di Kota Lubuklinggau, terdapat empat pos Lebaran yang dapat dimanfaatkan sebagai tempat singgah, yakni Pos Simpang Periuk, Pos depan Lippo, Pos Petanang, dan Pos Pelayanan di Stasiun. Selain itu, Pemkot Lubuklinggau juga menyiapkan rest area di Masjid Baitul A’la, eks Pemda Musi Rawas.
Sementara itu, hingga H-3 menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, arus mudik di Kota Lubuklinggau mengalami peningkatan sekitar 30 hingga 35 persen. Dalam satu jam, tercatat sekitar 130 hingga 150 kendaraan melintas, terutama pada jam-jam tertentu.
“Peningkatan volume kendaraan umumnya terjadi pada pukul 21.00 hingga 23.00 WIB, serta setelah sahur hingga pukul 06.30 WIB. Mayoritas pemudik menuju arah Sumatera Barat, Sumatera Utara, Jambi, Aceh, Pekanbaru, dan sebagian ke Bengkulu,” tambahnya.
AKP Desi memperkirakan puncak arus mudik akan terjadi pada hari ini dan besok.
“Dengan adanya rambu tambahan dan jalur alternatif, diharapkan perjalanan pemudik dapat berjalan aman, lancar, dan nyaman,” pungkasnya.
( Nasrullah )


