Reuni Akbar Pertama STM SMK Muhammadiyah Bungoro: Ribuan Alumni Lintas Angkatan Merajut Kebersamaan
Bungoro - Pangkep, 23 Maret 2026 – Suasana penuh kegembiraan dan kenangan menghiasi halaman STM SMK Muhammadiyah Bungoro pada Senin (23/3/2026). Sekolah tersebut menyelenggarakan Reuni Akbar pertama kalinya dengan tema “Merajut Kebersamaan dalam Menjalin Hubungan Silaturahmi Sesama Alumni”, yang dihadiri ribuan alumni dari angkatan 1988 hingga angkatan terbaru tahun 2025.
Setelah melalui persiapan selama beberapa bulan, reuni menghadirkan rangkaian kegiatan yang kaya makna. Acara dibuka dengan jalan santai yang diikuti oleh alumni, guru, dan siswa aktif. Perjalanan tersebut ditandai dengan pengibaran bendera star oleh Kepala Sekolah Muhammad Nasir, sebagai simbol semangat persatuan dan kebanggaan terhadap almamater.
Selanjutnya digelar musyawarah besar untuk pemilihan Ketua Ikatan Alumni (IKA) periode baru. Proses pemilihan berjalan demokratis dan penuh rasa kekeluargaan, di mana para alumni berdiskusi hangat untuk menentukan figur yang akan menjadi penghubung antara sekolah dengan alumni di masa mendatang.
Reuni juga diisi dengan aksi sosial bagi masyarakat sekitar, termasuk donor darah yang bekerja sama dengan PMI Kabupaten Pangkep. Banyak alumni antusias berpartisipasi sebagai bentuk kontribusi nyata bagi lingkungan sekitar. Rangkaian acara ditutup dengan ramah tamah antar alumni, di mana mereka berbagi cerita masa lalu, informasi perkembangan karir, serta merencanakan kerja sama untuk kemajuan sekolah dan masyarakat.
Dalam sambutannya, Kepala Sekolah Muhammad Nasir menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada seluruh peserta. “Selamat datang kembali kepada seluruh alumni, selamat bersilaturahmi dan selamat bernostalgia,” ucapnya penuh emosi. “Kami sangat menghargai usaha dan dedikasi panitia serta alumni yang telah membuat acara ini menjadi kenyataan. Kehadiran kalian membuktikan bahwa ikatan yang terjalin di SMK Muhammadiyah Bungoro tidak pernah pudar seiring waktu.”
Ia juga berharap para alumni dapat terus memberikan dukungan bagi sekolah, baik dalam bentuk pembinaan akademik, pembangunan fasilitas, maupun sebagai contoh inspiratif bagi siswa aktif.
Panitia Pengarah Reuni Akbar sekaligus Anggota DPRD Kabupaten Pangkep, Umar Haya, mengungkapkan bahwa momen ini memiliki makna mendalam bagi seluruh komunitas sekolah. Ia menyoroti capaian para alumni yang sukses berkiprah di berbagai bidang.
“Kami bangga menyatakan bahwa banyak alumni telah mencapai kesuksesan gemilang. Tidak hanya sebagai profesional di bidang teknik dan kejuruan sesuai program studi yang ditempuh, tetapi juga banyak yang menjadi penceramah kondang dan penghafal Al-Qur'an yang dihormati masyarakat,” jelasnya.
Menurut Umar Haya, keberhasilan alumni dalam bidang agama menjadi bukti bahwa pendidikan di sekolah tidak hanya fokus pada kompetensi kejuruan, tetapi juga pembentukan karakter dan ketakwaan. “Momen ini sangat penting untuk menggugah hati masyarakat bahwa menjadi ustadz dan hafiz tidak harus dari pesantren. Ada puluhan alumni kami yang telah memberikan kontribusi besar bagi pembangunan agama dan masyarakat,” tambahnya.
Ia juga mengakui bahwa penyelenggaraan reuni ini menghadapi berbagai tantangan dan keterbatasan, namun dengan kerja sama yang erat, segala rencana dapat terwujud. “Alhamdulillah, rencana yang kami cita-citakan akhirnya bisa terwujud. Ini adalah awal yang baik dan kami berharap reuni akan menjadi agenda tahunan yang semakin meriah dan bermanfaat,” ucapnya.
Melalui Reuni Akbar pertama ini, diharapkan hubungan silaturahmi antar alumni semakin erat dan terjalin sinergi yang kuat. Para alumni juga sepakat membentuk kelompok kerja yang fokus pada pembinaan siswa aktif, pengembangan fasilitas sekolah, serta program pengabdian masyarakat bersama.
Acara ditutup dengan doa bersama dan foto bersama seluruh peserta, di mana senyum dan keceriaan terpancar jelas dari wajah setiap orang yang hadir. Semoga ikatan kebersamaan yang terjalin dapat terus berkembang dan memberikan manfaat luas bagi STM SMK Muhammadiyah Bungoro dan masyarakat sekitar.
(Ahmad Latif)


