Ramadhan 1447 H, Lamahu Salurkan Sembako untuk 30 Pilar Warga Gorontalo di Jabodetabek
JAKARTA – Dalam semangat berbagi di bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, organisasi masyarakat Gorontalo, Lamahu, kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap warga perantauan. Melalui aksi sosial tahunan, Lamahu menyalurkan paket sembako kepada 30 perwakilan pilar warga Gorontalo di wilayah Jabodetabek, Minggu (1/3/2026), di Gudang Indogrosir, Cipinang, Jakarta Timur.
Kegiatan ini menjadi agenda rutin yang konsisten dilaksanakan setiap Ramadhan sebagai bentuk penguatan silaturahmi dan solidaritas antarwarga Gorontalo di tanah rantau. Tahun ini, penyaluran paket sembako dikoordinir langsung oleh Wakil Ketua Umum Lamahu, Yuliana Dunda, selaku penanggung jawab, bersama Ketua Bidang Keagamaan, Ustad Abu Bakar Pou, sebagai ketua pelaksana.
Aksi sosial tersebut juga menjadi kegiatan perdana Bidang Keagamaan dalam kepengurusan Lamahu periode 2026–2031. Sebanyak 30 pilar warga Gorontalo hadir menerima bantuan secara simbolis dan menyampaikan apresiasi atas perhatian organisasi terhadap kebutuhan masyarakat menjelang Ramadhan.
Hadir mewakili Ketua Umum Lamahu, Fadel Muhammad, Sekretaris Jenderal Lamahu Wahyudin Lihawa menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen organisasi untuk terus merangkul dan membantu warga Gorontalo di perantauan.
“Ini adalah agenda rutin kami setiap Ramadhan. Kami ingin memastikan silaturahmi tetap terjaga dan manfaat organisasi benar-benar dirasakan oleh warga,” ujarnya.
Seluruh paket sembako yang dibagikan merupakan hasil swadaya serta donasi dari para pengurus Lamahu dan tokoh masyarakat Gorontalo. Panitia pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh donatur yang telah berpartisipasi.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang telah menyisihkan rezekinya. Semoga segala amal kebaikan dibalas dengan pahala yang berlimpah,” ungkap perwakilan panitia di sela-sela kegiatan yang berlangsung hingga pukul 15.30 WIB.
Melalui kegiatan ini, Lamahu berharap nilai kebersamaan dan kepedulian sosial terus tumbuh, menjadikan Ramadhan sebagai momentum mempererat persaudaraan warga Gorontalo di Jabodetabek.
( Rey )


