Gubernur Gusnar Bahas Masa Depan Gorontalo Half Marathon Bersama Kementerian Investasi
Kota Gorontalo – Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menyampaikan rencana pelaksanaan Gorontalo Half Marathon (GHM) tahun 2026 dengan konsep baru, yakni melibatkan dukungan pihak swasta sebagai sponsor utama dalam penyelenggaraannya.
Hal tersebut disampaikan Gusnar saat membahas penyelenggaraan GHM bersama Sekretaris Kementerian/Sekretaris Utama Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM Muhammad Rudy Salahuddin dalam pertemuan yang berlangsung di ruang rapat lantai 3 Gedung Ismail Saleh, Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Senin (09/03/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Provinsi Gorontalo mengarahkan agar pelaksanaan Gorontalo Half Marathon tidak lagi sepenuhnya dibiayai oleh pemerintah daerah, melainkan menggandeng pihak swasta untuk berpartisipasi dalam mendukung kegiatan tersebut.
“Kami berharap Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM dapat membantu memfasilitasi pihak swasta yang dapat bekerja sama dalam penyelenggaraan Gorontalo Half Marathon,” ujar Gusnar.
Pantauan Ikrarnews.id di Kota Gorontalo, Rudy Salahuddin menilai Gorontalo Half Marathon memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi agenda olahraga berskala nasional di Provinsi Gorontalo.
Menurutnya, tingginya antusiasme peserta dari tahun ke tahun menjadi indikator bahwa event tersebut layak dikembangkan lebih besar lagi.
“Melihat antusiasme peserta yang terus meningkat, GHM seharusnya dapat menjadi barometer event nasional di Provinsi Gorontalo,” kata Rudy.
Ia juga menyarankan agar pemerintah daerah menyiapkan berbagai kegiatan pendukung pariwisata yang waktunya diatur mendekati pelaksanaan GHM. Dengan begitu, event tersebut tidak hanya menjadi ajang olahraga semata, tetapi juga mampu mendorong promosi pariwisata dan meningkatkan pergerakan ekonomi daerah.
Selain membahas penyelenggaraan GHM, Gubernur Gusnar juga melaporkan bahwa Pemerintah Provinsi Gorontalo telah menandatangani nota kesepahaman dengan ID FOOD di Jakarta pada 5 Maret 2026.
Kerja sama tersebut merupakan kelanjutan dari pencanangan kawasan industri ayam di Kabupaten Gorontalo Utara sebagai bagian dari program hilirisasi industri ayam terintegrasi di Provinsi Gorontalo.
Dalam pertemuan itu juga dibahas sejumlah peluang kerja sama lanjutan yang dapat difasilitasi oleh Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, di antaranya pengembangan program sister city, promosi UMKM, hingga dukungan studi bagi pelajar Gorontalo ke Maroko.
Gubernur Gusnar hadir dalam pertemuan tersebut didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo Sofian Ibrahim serta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga bersama jajarannya.
Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab, mengingat Muhammad Rudy Salahuddin juga pernah menjabat sebagai Penjabat Gubernur Gorontalo sebelumnya.
( Rey )


