BI–BKKBN Luncurkan Program LEBEGACOR di Limboto, Perkuat Literasi Rupiah dan Intervensi Stunting

Table of Contents



Limboto, Gorontalo – Upaya percepatan penanganan stunting di Provinsi Gorontalo terus diperkuat melalui sinergi berbagai pihak. Bank Indonesia bersama Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Gorontalo dan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Gorontalo melaksanakan kegiatan LEBEGACOR (Literasi Bersama Gerakan Cegah Stunting dan Cinta Rupiah) di Ballroom Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Gorontalo, Selasa (10/3/2026).

Kegiatan ini dirangkaikan dengan penyerahan 150 paket bantuan nutrisi kepada keluarga yang berisiko stunting di Kecamatan Limboto sebagai bentuk intervensi nyata dalam mendukung peningkatan gizi masyarakat.

Peluncuran program LEBEGACOR ditandai dengan penekanan tombol sirene oleh Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, yang kemudian dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis bantuan nutrisi kepada keluarga penerima manfaat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Kabupaten Gorontalo Tony S. Junus, Perwakilan BKKBN Provinsi Gorontalo Diano Tino Tandaju, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo Dr. Anang Otoluwa, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Bambang Satya Permana, Ketua TP PKK Kabupaten Gorontalo Maryam Puhi Pago, Kepala Dinas P3A dan PMD dr. Yana Yanti Suleman, Kepala DPPKB Kabupaten Gorontalo Rismawaty Arsyad, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Gorontalo Dr. Abd. Waris, Camat Limboto Mohamad Rizal Botutihe, para lurah se-Kecamatan Limboto, serta Koordinator Penyuluh KB Kecamatan Limboto Abdurahman Nango.

Perwakilan BKKBN Provinsi Gorontalo, Diano Tino Tandaju, mengatakan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi langkah penting dalam mempercepat penanganan stunting di daerah. Menurutnya, permasalahan stunting tidak dapat diselesaikan oleh satu lembaga saja, tetapi membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.

Ia menambahkan, melalui program ini masyarakat tidak hanya mendapatkan edukasi mengenai pencegahan stunting, tetapi juga pemahaman tentang pentingnya menjaga dan mencintai rupiah di tengah perkembangan zaman.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Gorontalo Bambang Satya Permana menegaskan bahwa Bank Indonesia selalu mengedepankan kolaborasi dalam setiap program kerja agar memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Menurutnya, program edukasi cinta, bangga, dan paham rupiah yang selama ini dijalankan Bank Indonesia kini dipadukan dengan gerakan pencegahan stunting agar memberikan dampak sosial yang lebih besar.

“Melalui kolaborasi ini kami berharap edukasi dapat menjangkau hingga ke desa dan kelurahan, dengan melibatkan jaringan penyuluh BKKBN sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.

Program LEBEGACOR diharapkan menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat literasi masyarakat sekaligus mendukung upaya percepatan penurunan stunting di Provinsi Gorontalo menuju generasi yang lebih sehat dan berkualitas.

       ( Rey) 

Tak-berjudul81-20250220065525