Aspirasi Rachmat Gobel Dorong BRI Peduli dan YLK Gorontalo Salurkan Sembako, Perkuat Toleransi di Boalemo
BOALEMO – Upaya pengendalian inflasi yang menyentuh langsung masyarakat kembali diwujudkan melalui penyaluran paket sembako di Desa Bongo IV, Kecamatan Paguyaman, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo, Rabu (18/3/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program aspirasi Anggota Komisi VI DPR RI, Rachmat Gobel, yang direalisasikan melalui kerja sama dengan BRI lewat program BRI Peduli, serta Yayasan Lembaga Konsumen Gorontalo.
Penyaluran bantuan tersebut dihadiri Kepala Desa Bongo IV, Sirlan Hipi, S.TP, jajaran pemerintah desa, tokoh agama, serta masyarakat dari berbagai latar belakang, baik umat Islam maupun umat Hindu. Kehadiran lintas elemen ini memperlihatkan kuatnya nilai kebersamaan dan toleransi yang hidup di tengah masyarakat desa.
Ketua YLK Gorontalo, Arman Naway, mengungkapkan bahwa kegiatan ini berjalan lancar dan mendapat respons positif dari warga. Ia menegaskan bahwa bantuan sembako tidak hanya ditujukan untuk membantu masyarakat menjelang Idul Fitri, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian terhadap umat Hindu yang turut merayakan hari besar keagamaan tahun ini.
“Alhamdulillah kegiatan hari ini berjalan dengan baik dan masyarakat sangat antusias. Bantuan ini kami salurkan untuk menyambut Idul Fitri, sekaligus berbagi dengan saudara-saudara kita umat Hindu sebagai wujud nyata toleransi antarumat beragama,” ujarnya.
Menurut Arman, keberagaman suku, etnis, dan agama di Desa Bongo IV merupakan kekuatan sosial yang harus terus dijaga dan dirawat. Ia berharap nilai-nilai kerukunan tersebut dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia.
Selain aktif dalam kegiatan sosial, Arman Naway yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi NasDem DPRD Boalemo dikenal konsisten dalam mengawal dan memperjuangkan aspirasi masyarakat di daerah.
Sementara itu, Kepala Desa Bongo IV, Sirlan Hipi, S.TP., menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan melalui program tersebut. Ia menilai bantuan ini sangat membantu masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan menjelang hari raya.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan ini. Ini sangat bermanfaat bagi masyarakat kami. Semoga sinergi seperti ini terus berlanjut ke depan,” tuturnya.
Program kolaboratif antara aspirasi legislatif, dunia usaha melalui BRI, dan lembaga konsumen ini menjadi bukti nyata bahwa intervensi ekonomi tidak hanya berdampak pada stabilitas harga, tetapi juga mampu memperkuat nilai solidaritas dan toleransi sosial di tengah masyarakat. (rey)


