Wakil Bupati Pangkep Hadiri Pelantikan SMSI: Dorong Sinergi Media dan Pemerintah dalam Akselerasi Pembangunan Daerah Berbasis Informasi yang Valid

Table of Contents

 


PANGKEP – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) secara resmi melantik jajaran pengurus periode 2026–2029. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Aula Rumah Jabatan Bupati Pangkep, Kamis (12/2/2026).

 




Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Pangkep, Abdul Rahman Assagaf, yang mewakili Bupati Muhammad Yusran Lalogau, serta Ketua SMSI Sulawesi Selatan, Anwar Sanusi, perwakilan Forkopimda, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan segenap pengurus serta anggota SMSI Pangkep.

Komitmen terhadap Profesionalisme dan Integritas

Baharuddin Tatang, Ketua SMSI Pangkep terpilih, dalam sambutannya menegaskan komitmen organisasi untuk memperkuat peran media siber yang profesional dalam menunjang pembangunan daerah yang transparan dan beradab.

“Tema yang kami usung merefleksikan visi kami terhadap masa depan Pangkep di tengah pusaran disrupsi informasi. Media siber harus bertransformasi menjadi pilar penjaga keseimbangan informasi berbasis data dan fakta, bukan sekadar fasilitator penyebaran berita instan,” ujarnya.

Baharuddin menekankan imperatif profesionalisme bagi seluruh anggota SMSI, dengan mewajibkan setiap media yang bernaung di bawah organisasi untuk menjunjung tinggi kode etik jurnalistik dan Undang-Undang Pers dalam rangka menangkal misinformasi dan disinformasi yang berpotensi memecah belah kohesi sosial.

Ia juga menyerukan kepada seluruh pengurus untuk mengimplementasikan kerja nyata dalam membesarkan organisasi, melampaui aktivitas seremonial pasca-pelantikan.

SMSI sebagai Entitas Strategis dalam Ekosistem Media Siber

Anwar Sanusi, Ketua SMSI Sulawesi Selatan, mengapresiasi kehadiran Wakil Bupati Pangkep dalam acara pelantikan, yang menurutnya tidak selalu terjadi di setiap daerah.

Ia mengungkapkan bahwa SMSI saat ini merupakan salah satu organisasi media siber terbesar di Indonesia, dengan lebih dari 3.000 perusahaan media yang terdaftar sebagai anggota.

“Kebesaran organisasi ini harus diimbangi dengan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” tegasnya.

Anwar juga menekankan urgensi sinergi antara SMSI dan pemerintah daerah dalam menjaga marwah demokrasi dan memperkuat peran media sebagai pilar keempat demokrasi. Ia berharap pengurus SMSI Pangkep dapat membangun komunikasi yang efektif, menjaga soliditas internal, dan segera melengkapi administrasi keanggotaan untuk memperoleh legitimasi penuh dari pengurus pusat.

Sinergi Media dan Pemerintah untuk Akselerasi Pembangunan Daerah

Wakil Bupati Abdul Rahman Assagaf menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus SMSI yang baru dilantik. Ia menilai tema yang diangkat sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi di era digital.

“Momentum ini bukan sekadar seremoni, melainkan amanah besar untuk mengemban tanggung jawab dalam memajukan organisasi media siber agar semakin profesional dan berintegritas,” tuturnya.

Ia menekankan krusialnya kolaborasi antara insan pers dengan Pemerintah Kabupaten Pangkep, khususnya melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), dalam menyebarluaskan informasi pembangunan secara akurat dan berimbang.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak dapat dicapai tanpa dukungan media sebagai mitra strategis dan kontrol sosial yang konstruktif.

“Kami berharap SMSI dapat terus bersinergi dengan pemerintah dalam mempromosikan potensi daerah, termasuk sektor perikanan, pariwisata, dan ekonomi kerakyatan, sehingga narasi kemajuan Pangkep dapat dikenal secara luas di tingkat nasional dan internasional,” pungkasnya.

Acara pelantikan berlangsung dengan khidmat dan semangat kebersamaan. Pemerintah Kabupaten Pangkep menaruh harapan besar agar kepengurusan baru SMSI dapat menjadi garda terdepan dalam menghadirkan informasi yang akurat, edukatif, serta mampu memperkuat transparansi dan peradaban demokrasi di daerah.*

 

(AL/RNN Com.)

Tak-berjudul81-20250220065525