Tiga Excavator Diduga Akan Masuk Lokasi PETI Safa Diamankan, Polsek Wonosari Perketat Pengawasan Jalur Tambang

Table of Contents

 


Boalemo, Gorontalo – Aparat Polsek Wonosari yang berada di bawah naungan Polres Boalemo mengamankan tiga unit alat berat jenis excavator yang diduga hendak digunakan untuk aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Safa, Kecamatan Mananggu, Kabupaten Boalemo.

Langkah pengamanan dilakukan setelah polisi menerima informasi pada Minggu (15/2/2026) sekitar pukul 16.00 Wita terkait adanya pergerakan alat berat yang masuk melalui Desa Sari Tani dan dicurigai akan menuju lokasi PETI dengan melintasi akses Kecamatan Wonosari.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek Wonosari IPTU Zulkifli Saeng, S.H., M.H. memerintahkan tim yang dipimpin Kanit Reskrim Aipda M. Podomi untuk melakukan pengecekan langsung di lapangan. Pada Senin (16/2/2026) sekitar pukul 09.00 Wita, petugas menemukan tiga unit excavator berada di wilayah Desa Sari Tani.

Tiga alat berat itu terdiri dari satu unit excavator merek XCMG warna kuning milik warga Kabupaten Pohuwato, satu unit merek Komatsu warna kuning, dan satu unit merek Hitachi warna oranye milik warga Kecamatan Taluditi, Kabupaten Pohuwato.

Berdasarkan keterangan operator, excavator tersebut direncanakan menuju lokasi PETI di Safa. Dua unit ditemukan di Dusun Muara Kopi dan satu unit lainnya di Dusun Huyo, Desa Sari Tani.

Sebagai upaya preventif, aparat langsung mengamankan dan memastikan seluruh alat berat tersebut diturunkan serta tidak melanjutkan perjalanan menuju lokasi yang diduga menjadi titik aktivitas tambang ilegal. Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan tindakan anarkis atau perusakan, serta mengingatkan pihak-pihak yang terlibat agar tidak mendukung aktivitas yang bertentangan dengan hukum.

Pengamanan ini dilakukan atas instruksi pimpinan di tingkat Polres guna mencegah meluasnya praktik PETI di wilayah hukum Boalemo. Hingga kini, aparat masih bersiaga sembari menunggu mobil trailer untuk mengangkut excavator keluar dari wilayah Wonosari.

Kepolisian menyatakan akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan terhadap jalur-jalur yang berpotensi digunakan sebagai akses masuk alat berat ke lokasi tambang ilegal. Langkah ini ditegaskan sebagai bentuk komitmen aparat dalam menjaga ketertiban, melindungi lingkungan, serta mencegah potensi konflik sosial akibat aktivitas pertambangan tanpa izin di Gorontalo.


         ( Rey) 

Tak-berjudul81-20250220065525