Satlantas Polres Lubuk Linggau Gandeng Ojol Jadi Pelopor Keselamatan di Operasi Musi 2026

Table of Contents




LUBUK LINGGAU – Memasuki hari kesembilan pelaksanaan Operasi Keselamatan Musi 2026, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lubuk Linggau Polda Sumatera Selatan terus mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis. Hal itu terlihat saat Kasat Lantas Polres Lubuk Linggau, AKP Desi Azhari, turun langsung menyapa dan berdialog bersama para pengemudi ojek online (ojol) di pusat Kota Lubuk Linggau, Selasa (10/2/2026).

Kegiatan yang dikemas dalam bentuk Sharing Bareng ini bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus mengajak para pengemudi ojol menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di jalan raya.

Dalam suasana santai tanpa sekat, AKP Desi Azhari menghampiri para driver yang tengah menunggu orderan. Ia mengapresiasi dedikasi para pengemudi ojol yang setiap hari melayani kebutuhan transportasi masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, AKP Desi menyampaikan sejumlah poin penting dalam Operasi Keselamatan Musi 2026, di antaranya kewajiban menggunakan helm SNI bagi pengemudi dan penumpang, larangan menggunakan ponsel saat berkendara, serta pentingnya mematuhi rambu dan marka jalan.

“Kami ingin rekan-rekan ojol menjadi mitra strategis Polri. Kalian adalah wajah jalanan Kota Lubuk Linggau. Dengan tertib berlalu lintas, bukan hanya keselamatan yang terjaga, tetapi kepercayaan pelanggan juga meningkat,” ujar AKP Desi Azhari.

Tak hanya memberikan imbauan, Satlantas juga membuka ruang dialog. Para driver menyampaikan keluhan serta kendala yang sering dihadapi di lapangan. Diskusi dua arah ini berlangsung hangat dan penuh keakraban, menciptakan rasa kedekatan antara Polri dan komunitas transportasi daring.

Kapolres Lubuk Linggau AKBP Adithia Bagus Arjunadi melalui Kasat Lantas menegaskan bahwa Operasi Keselamatan Musi 2026 lebih menitikberatkan pada edukasi dan pencegahan dibandingkan penindakan semata.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan para pengemudi ojol dapat menjadi contoh bagi pengguna jalan lainnya, sehingga mampu menekan angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas di Kota Lubuk Linggau.

“Mari kita jadikan keselamatan sebagai kebutuhan bersama, bukan karena takut ada petugas, tetapi karena ingin pulang ke rumah dengan selamat bertemu keluarga,” tutup AKP Desi.

Kegiatan diakhiri dengan pembagian brosur keselamatan serta sesi foto bersama sebagai simbol sinergi antara Polri dan para pengemudi ojek online di Lubuk Linggau.


              ( Nasrullah  ) 



Tak-berjudul81-20250220065525