Reses di Molantadu, Ridwan Monoarfa Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Warga Tomilito
Gorontalo Utara – Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Ridwan Monoarfa, menggelar Reses Persidangan Kedua Tahun 2025–2026 di Desa Molantadu, Kecamatan Tomilito, Kabupaten Gorontalo Utara, Jumat (6/2/2026). Kegiatan ini dimanfaatkan sebagai ruang dialog langsung antara wakil rakyat dan masyarakat guna menyerap berbagai aspirasi yang berkembang di tingkat desa.
Sebagai legislator Daerah Pemilihan (Dapil) V Gorontalo Utara, Ridwan menegaskan bahwa reses bukan sekadar agenda formal, melainkan wujud tanggung jawab moral untuk mendengar dan memperjuangkan kebutuhan warga tanpa sekat politik.
“Reses ini menjadi sarana silaturahmi sekaligus mendengar langsung aspirasi masyarakat. Yang memilih maupun tidak memilih, hari ini semua sama. Saya sudah duduk sebagai wakil rakyat, artinya saya adalah wakil bapak dan ibu semua. Aspirasi ini akan saya suarakan dan kawal di pemerintah,” tegas Ridwan di hadapan warga.
Dalam kesempatan tersebut, Ridwan juga memaparkan sejumlah capaian pokok pikiran (pokir) yang telah diperjuangkannya selama dua tahun terakhir. Pada tahun 2025, aspirasi masyarakat yang berhasil diakomodir mencapai sekitar Rp1,5 miliar, meliputi bantuan cool box, sapi, serta sejumlah program pemberdayaan lainnya.
Namun demikian, ia mengakui pada tahun 2026 terjadi penurunan alokasi anggaran pokir akibat kebijakan efisiensi pemerintah.
“Tahun ini karena efisiensi, pokir tersisa sekitar Rp800 juta. Ini yang sedang kami carikan solusi agar aspirasi masyarakat tetap bisa terpenuhi. Tantangannya, ada program yang sudah disetujui dan ada juga yang belum,” ungkapnya.
Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran, Ridwan menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan kepentingan masyarakat Desa Molantadu dan Gorontalo Utara secara keseluruhan, baik melalui jalur anggaran maupun koordinasi lintas sektor.
Kegiatan reses tersebut dihadiri tokoh masyarakat, aparat desa, serta warga setempat yang aktif menyampaikan berbagai usulan, mulai dari pembangunan infrastruktur hingga penguatan ekonomi masyarakat.
(Rey)


