Rencana Pasar Senggol di Jalan Raja Eyato Tuai Sorotan, Laskar Macan Asia Minta Wali Kota Koordinasi dengan Gubernur dan Aparat

Table of Contents

 



Kota Gorontalo – Rencana pelaksanaan pasar senggol di ruas Jalan Raja Eyato, Kecamatan Kota Selatan, menuai sorotan dari berbagai elemen masyarakat. Isu tersebut mencuat setelah beredar informasi bahwa dalam waktu dekat akan dilakukan pengukuran lokasi untuk persiapan pasar senggol di jalan yang merupakan jalur poros provinsi itu.

Sorotan datang dari Sekretaris Laskar Macan Asia Provinsi Gorontalo, Yuspan Bempa, yang menyampaikan pandangannya pada Sabtu (21/2/2026). Ia menegaskan bahwa Jalan Raja Eyato merupakan jalan poros milik Provinsi Gorontalo sehingga dinilai kurang tepat jika dijadikan lokasi pasar senggol tanpa koordinasi lintas pihak.

“Jalan Raja Eyato adalah jalan provinsi. Maka tidak pantas jika dijadikan lokasi pasar senggol tanpa adanya komunikasi dan koordinasi yang jelas dengan Gubernur Gorontalo, Kapolda, maupun Kapolresta Kota Gorontalo. Jangan sampai kebijakan ini terkesan dipaksakan tanpa mempertimbangkan dampak yang lebih luas,” ujar Yuspan.

Menurutnya, jika pasar senggol digelar di ruas tersebut, dikhawatirkan akan mengganggu arus lalu lintas serta aktivitas masyarakat yang setiap hari melintasi jalur strategis itu. Jalan Raja Eyato selama ini dikenal sebagai salah satu akses utama yang menopang mobilitas warga dan distribusi barang di wilayah Kota Gorontalo.

Ia juga meminta adanya klarifikasi resmi dari pihak Pemerintah Provinsi Gorontalo dan aparat kepolisian terkait status dan izin penggunaan jalan tersebut. Hal ini penting, kata dia, agar tidak terjadi polemik berkepanjangan di tengah masyarakat.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun dari sejumlah warga, pada malam ini direncanakan akan ada pengukuran lokasi pasar senggol di ruas Jalan Raja Eyato, Kecamatan Kota Selatan. Kabar tersebut semakin memantik perhatian publik, terutama para pengguna jalan dan pelaku usaha di sekitar kawasan tersebut.

Di sisi lain, masyarakat berharap setiap kebijakan yang diambil pemerintah daerah tetap mengedepankan asas koordinasi, keterbukaan, serta kepentingan bersama. Pasar senggol memang menjadi bagian dari tradisi yang dinanti warga, namun pelaksanaannya diharapkan tidak menimbulkan persoalan baru, khususnya terkait kelancaran lalu lintas dan kenyamanan publik.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemerintah Kota Gorontalo terkait rencana teknis pelaksanaan pasar senggol di Jalan Raja Eyato.(*) 

Tak-berjudul81-20250220065525