Pemkab Gorontalo Perkuat Monitoring Pembangunan Lewat Pendampingan e-Monep NG 2026
Gorontalo — Pemerintah Kabupaten Gorontalo kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pengendalian pembangunan melalui pelaksanaan Pendampingan Penginputan Elektronik Monitoring, Evaluasi, dan Pelaporan (e-Monep) New Generation (NG) Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini resmi dibuka di Ballroom Aston Hotel, Rabu (4/2/2026).
Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Bupati Gorontalo, H. Sofyan Puhi, ST, dan dihadiri jajaran pimpinan daerah, di antaranya Sekretaris Daerah Sugondo Makmur, S.Pd., MH, Asisten II Drs. Darwin Rommy Shjarain, M.E, Kasatpol PP Taufik Margono, serta Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda Kabupaten Gorontalo Mohamad Erwan Fitri Tone, S.R.
Pendampingan e-Monep NG ini diikuti sekitar 150 peserta yang berasal dari dinas, badan, puskesmas, kecamatan, dan kelurahan. Kegiatan berlangsung selama dua hari, terhitung sejak 3 hingga 5 Februari 2026, dengan tujuan memastikan seluruh program dan kegiatan OPD terinput secara akurat dan tepat waktu ke dalam sistem monitoring berbasis digital.
Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda Kabupaten Gorontalo, Mohamad Erwan Fitri Tone, S.R, menyampaikan bahwa pendampingan ini menjadi langkah awal penguatan pengendalian program pembangunan setelah pengesahan anggaran tahun berjalan. Seluruh peserta diwajibkan membawa dokumen DPA serta perangkat pendukung guna menunjang kelancaran proses input data.
“Melalui e-Monep NG, seluruh target fisik dan keuangan OPD dapat dimonitor sejak awal tahun. Ini penting agar realisasi program berjalan sesuai perencanaan dan mudah dievaluasi oleh pimpinan daerah,” ujarnya.
Ia menambahkan, kehadiran tim pengendali dari Biro E-Bang Provinsi Gorontalo turut memperkuat kualitas pendampingan teknis, sehingga OPD dapat segera melakukan input realisasi kegiatan yang telah berjalan sejak Januari.
Lebih lanjut disampaikan, capaian kinerja Kabupaten Gorontalo pada tahun sebelumnya menjadi dasar optimisme pelaksanaan e-Monep NG tahun ini. Pada 2025, Kabupaten Gorontalo tercatat sebagai daerah dengan tingkat penyerapan fisik dan keuangan tertinggi di Provinsi Gorontalo, meski memiliki jumlah OPD terbanyak.
Dengan pelaksanaan pendampingan ini, Pemerintah Kabupaten Gorontalo berharap sistem monitoring dan evaluasi pembangunan semakin akuntabel, transparan, serta mendukung percepatan pelaksanaan program strategis daerah sepanjang tahun 2026.
(rey)


