Luapan Sungai Jernih Rendam Jalan Mura–Pali, Sempat Ganggu Akses Lubuklinggau–Palembang
Musi Rawas — Jalan lintas Kecamatan BTS Ulu menuju Pali sempat tergenang banjir akibat luapan Sungai Jernih yang menutupi badan jalan. Peristiwa ini terjadi tepatnya di Sungai Jernih SP.9 Tran HTI, Desa Harapan Makmur, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, Senin (2/2/2026).
Akibat genangan tersebut, arus lalu lintas dari Lubuklinggau menuju Palembang maupun sebaliknya sempat terganggu karena air menutupi sebagian badan jalan.
Saat dikonfirmasi awak media, Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adithya Prananta melalui Kapolsek Muara Lakitan AKP Hendrawan menjelaskan bahwa pihaknya menerima informasi dari warga pada Senin pagi terkait adanya luapan air Sungai Jernih yang menggenangi Jalan Mura–Pali.
“Pada hari Senin tanggal 02 Februari 2026, kami mendapat informasi dari warga bahwa Jalan Mura–Pali tepatnya di Sungai Jernih SP.9 Tran HTI Desa Harapan Makmur Kecamatan Muara Lakitan tergenang air akibat luapan Sungai Jernih,” ujarnya.
Berdasarkan hasil pengecekan di lokasi, pada pukul 06.30 WIB kedalaman air mencapai sekitar 1 meter dengan panjang genangan kurang lebih 100 meter. Namun seiring waktu, air mulai surut dan saat ini ketinggian genangan tinggal sekitar 30 sentimeter.
“Untuk saat ini kendaraan sudah bisa melintas, namun pengendara tetap diminta berhati-hati,” tambah AKP Hendrawan.
Ia menjelaskan, genangan tersebut disebabkan hujan deras yang berlangsung cukup lama sehingga Sungai Jernih meluap dan menutupi badan jalan. Lokasi tersebut memang kerap tergenang apabila curah hujan tinggi, meskipun air biasanya cepat surut.
“Jika hujan deras kembali terjadi, kemungkinan jalan tersebut akan kembali tergenang dan kendaraan bisa tidak dapat melintas,” pungkasnya.
Pihak kepolisian mengimbau pengguna jalan agar selalu waspada, memantau kondisi cuaca, serta mengikuti arahan petugas saat melintas di kawasan rawan banjir.(Nasrullah).



