Insiden Pohon Tumbang Akibat Cuaca Ekstrem: Infrastruktur Publik di Kelurahan Mattiro Sompe Pangkep Terkena Dampak
Pangkep– Pada hari Rabu (25 Februari 2026) sekitar pukul 06.00 WITA, kawasan Kelurahan Mattiro Sompe, Kecamatan Liukang Tupabbiring, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) dilanda fenomena cuaca ekstrem berupa hujan deras yang disertai angin kencang. Peristiwa hidrometeorologi yang mengganggu kestabilan lingkungan ini memicu tumbangnya sebatang pohon berukuran besar dengan diameter sekitar 60 sentimeter dan tinggi mencapai 15 meter, yang kemudian menimpa dua unit infrastruktur publik strategis yang memiliki peran krusial dalam penyelenggaraan layanan bagi masyarakat wilayah tersebut.
Berdasarkan hasil verifikasi data yang dilakukan secara sistematis, tembok pagar Kantor Kelurahan Mattiro Sompe mengalami kerusakan total sepanjang sekitar 5 meter. Selain itu, komponen struktural atap serta dinding kelas III Sekolah Dasar Negeri (SDN) 01 Pulau Balang Lompo juga mengalami tingkat kerusakan yang tergolong parah, di mana kondisi tersebut berpotensi menyebabkan gangguan substansial terhadap fungsi layanan yang seharusnya diberikan oleh kedua fasilitas publik tersebut.
Meskipun peristiwa ini menimbulkan kerusakan fisik yang cukup signifikan pada aset publik, patut dicatat bahwa insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa atau cidera apapun baik bagi masyarakat maupun aparatur yang terlibat. Kondisi yang menguntungkan ini dapat dijelaskan karena pada saat kejadian berlangsung, kantor kelurahan masih berada di luar periode aktivitas operasional sehingga dalam kondisi tidak terisi; hal serupa juga berlaku bagi peserta didik SDN 01 Pulau Balang Lompo yang belum melakukan aktivitas pembelajaran di lingkungan sekolah. Setelah peristiwa terjadi, berbagai elemen pemangku kepentingan terkait termasuk anggota Polsek Liukang Tupabbiring, Koramil Liukang Tupabbiring, Pengurus Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), serta perangkat pembangunan tingkat wilayah RT/RW dan masyarakat lokal secara kolaboratif sinergis terlibat dalam proses pembersihan lokasi terdampak serta evakuasi benda-benda yang terpengaruh oleh kerusakan.
Dalam sesi wawancara daring yang dilakukan melalui sarana komunikasi seluler dengan Media RNN Com, Kepala Kelurahan Mattiro Sompe, H. Muh Nasir, SE.MM, menyampaikan komitmen institusional yang tegas untuk segera melaksanakan koordinasi multidimensi dengan pemerintah kabupaten dalam rangka melaksanakan proses rehabilitasi dan rekonstruksi komprehensif terhadap seluruh fasilitas yang mengalami kerusakan. "Kita akan berusaha secepatnya mengembalikan fungsi optimal kantor kelurahan dan memastikan proses pembelajaran di sekolah dapat berjalan dengan normal kembali," ucapnya, sekaligus menegaskan signifikansi fundamental pemulihan infrastruktur publik sebagai dasar esensial bagi kelancaran pelayanan publik kepada masyarakat setempat serta sebagai unsur pendukung utama bagi perkembangan aktivitas sosial-ekonomi wilayah.
(AL/RNN Com.)


