Arman Naway Tegaskan Peran Strategis Pers dan Pentingnya Integritas Jurnalis pada Momentum Hari Pers Nasional ke-80

Table of Contents

 



BOALEMO – Ketua Fraksi Partai NasDem sekaligus Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Boalemo, Arman Naway, S.H, menyampaikan apresiasi dan penghormatan setinggi-tingginya kepada seluruh insan pers di Indonesia dalam momentum Hari Pers Nasional (HPN) yang diperingati setiap tanggal 9 Februari.

Menurut Arman Naway, Hari Pers Nasional bukan sekadar peringatan seremonial, melainkan refleksi atas peran strategis pers sebagai pilar demokrasi yang memiliki kontribusi besar dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, menjaga keseimbangan informasi, serta mengawal jalannya pembangunan, baik di tingkat nasional maupun daerah.

“Saya berharap di momentum Hari Pers Nasional ini, seluruh insan pers dan pekerja jurnalis terus berkontribusi dalam menjaga kualitas pemberitaan nasional, serta ikut mendorong eksistensi dan percepatan pembangunan di daerah, khususnya di Kabupaten Boalemo. Yang paling penting, jurnalis tetap menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas,” ujar Arman Naway kepada media, Senin (9/2/2026), di sela-sela kesibukannya.

Lebih lanjut, Arman menegaskan bahwa kebebasan pers di Indonesia memiliki landasan hukum yang kuat sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Undang-undang tersebut menjamin kemerdekaan pers sebagai hak asasi warga negara, sekaligus menempatkan pers sebagai sarana kontrol sosial yang bertanggung jawab.

Selain itu, kemerdekaan pers juga sejalan dengan amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, khususnya Pasal 28F, yang menyatakan bahwa setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi, serta berhak mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi dengan menggunakan segala jenis saluran yang tersedia.

Arman Naway menilai, dengan pijakan konstitusional tersebut, pers dituntut tidak hanya bebas, tetapi juga beretika, objektif, dan menjunjung tinggi kode etik jurnalistik. Sinergi yang sehat antara pers dan pemerintah daerah, lanjutnya, sangat dibutuhkan agar informasi yang disampaikan kepada publik dapat menjadi energi positif bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

“Pers yang kuat, independen, dan berintegritas adalah mitra strategis dalam mewujudkan pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan rakyat,” pungkasnya.


      (Rey) 

Tak-berjudul81-20250220065525