Rumah Warga di Kampung Bontoa Labakkang Terbakar, Kerugian Capai Rp200 Jutam
Pangkep — Respon cepat ditunjukkan jajaran Polsek Labakkang usai menerima laporan kebakaran rumah warga di Kampung Bontoa, Kelurahan Labakkang, Kabupaten Pangkep, Kamis (22/1/2026) sekitar pukul 11.15 WITA.
Kapolsek Labakkang AKP Sofyanto, S.H. langsung memimpin personel menuju lokasi kejadian bersama Waka Polsek Iptu Muh Tang, Ka SPKT Aipda Faisal, Kanit Reskrim Aipda Muh. Irpan Sidda, Kanit Provos Aipda Haedar, serta personel piket.
Setibanya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), petugas mendapati satu unit rumah warga telah ludes dilalap api. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan kebakaran diduga kuat dipicu korsleting listrik yang tidak terdeteksi sebelumnya.
Akibat peristiwa tersebut, kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp200 juta, meliputi kerusakan bangunan dan barang berharga di dalam rumah. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka karena penghuni berhasil menyelamatkan diri sebelum api membesar.
Dalam proses pemadaman, sebanyak lima unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Pemadaman berlangsung lancar berkat dukungan gotong royong masyarakat sekitar yang turut membantu serta menjaga akses jalan bagi kendaraan darurat agar api tidak merembet ke rumah lainnya.
Turut hadir Camat Labakkang Bahari, S.E. yang bersama unsur Polsek melakukan peninjauan langsung ke lokasi. Ia mengimbau warga agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya dari instalasi listrik.
“Kita harus rutin memeriksa kondisi instalasi listrik, terutama rumah yang sudah lama. Jika ada tanda kerusakan, segera hubungi teknisi agar kejadian serupa bisa dicegah,” ujar Bahari.
Sementara itu, Kapolsek Labakkang AKP Sofyanto, S.H. juga mengingatkan masyarakat untuk tidak menggunakan peralatan listrik melebihi kapasitas serta melakukan pengecekan berkala.
“Kami akan terus bersinergi dengan berbagai pihak untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terkait pencegahan kebakaran dan siap membantu dalam kondisi darurat,” tegasnya.
Pihak berwenang telah melakukan pendataan kerusakan dan akan mengoordinasikan bantuan bagi korban kebakaran melalui pemerintah daerah serta instansi terkait.
(Ahmad Latif)



