Refleksi Hari Patriotik Gorontalo, Dandim 1316/Boalemo Ajak Masyarakat Hidupkan Nilai Perjuangan Demi Keutuhan NKRI
BOALEMO — Hari Patriotik Provinsi Gorontalo, 23 Januari 2026, menjadi momen reflektif bagi seluruh elemen masyarakat untuk menengok kembali makna perjuangan, pengorbanan, dan semangat kebangsaan yang diwariskan para pahlawan. Refleksi tersebut ditegaskan oleh Dandim 1316/Boalemo, Letkol Czi Yuda Herizal, S.H, saat ditemui awak media di Markas Koramil 1316-02/Paguyaman, Jumat (23/1/2026), bertepatan dengan kunjungan Pangdam XIII/Merdeka ke wilayah Kabupaten Boalemo.
Dandim menekankan bahwa Hari Patriotik bukan sekadar peringatan seremonial, melainkan ruang perenungan kolektif untuk menguatkan kembali komitmen kebangsaan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Hari Patriotik ini harus kita refleksikan sebagai pengingat bahwa kemerdekaan dan persatuan bangsa bukanlah hadiah, tetapi buah dari perjuangan panjang dan pengorbanan para pahlawan. Tugas generasi hari ini adalah menjaga dan mengisinya dengan karya serta pengabdian nyata,” tegas Letkol Czi Yuda Herizal.
Menurutnya, refleksi Hari Patriotik harus diterjemahkan dalam sikap dan tindakan sehari-hari. Ia mengajak seluruh komponen masyarakat, mulai dari tokoh pemuda, tokoh agama, tokoh politik, hingga generasi muda, untuk menjadikan nilai patriotik sebagai pedoman hidup, terutama dalam menjaga persatuan, stabilitas keamanan, dan ketertiban sosial.
Dandim 1316/Boalemo juga menyoroti pentingnya keamanan dan kondusivitas wilayah sebagai bagian dari wujud nyata semangat patriotik. Ia menilai, suasana yang aman dan tertib akan mendorong aktivitas masyarakat berjalan lancar serta menjadi fondasi kuat bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
“Ketika keamanan dan ketertiban terjaga, masyarakat bisa beraktivitas dengan tenang. Dari situ roda perekonomian akan bergerak, pembangunan berjalan, dan kesejahteraan masyarakat Boalemo dapat meningkat,” jelasnya.
Menutup keterangannya, Letkol Czi Yuda Herizal menegaskan bahwa refleksi Hari Patriotik harus terus dihidupkan dalam jiwa generasi penerus bangsa, melalui semangat rela berkorban, pantang menyerah, dan setia mengabdi kepada negara dan bangsa.
“Refleksi Hari Patriotik bukan hanya mengenang masa lalu, tetapi memastikan bahwa nilai perjuangan itu tetap hidup dan menjadi pegangan kita hari ini dan di masa depan demi NKRI,” pungkasnya. (rey)


