Prosesi Adat Mopotilolo Sambut Kunjungan Perdana Camat Telaga Biru di Desa Pantungo

Table of Contents

 



Gorontalo — Pemerintah Desa Pantungo menggelar prosesi adat Mopotilolo dalam rangka menyambut kunjungan kerja perdana Camat Telaga Biru, Hi. Rusdiyantho Sjahrain, S.Kom, M.Si, bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Telaga Biru, Hj. Lian Talib, A.Md. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Desa Pantungo, Selasa (13/01/2026).

Prosesi adat Mopotilolo merupakan tradisi masyarakat Gorontalo sebagai bentuk penerimaan secara adat terhadap pejabat yang melaksanakan kunjungan kerja perdana di suatu wilayah. Camat Telaga Biru disambut langsung oleh Kepala Desa Pantungo, Sofyan Gani, S.E., bersama perangkat desa dan masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Camat Telaga Biru Hi. Rusdiyantho Sjahrain menyampaikan bahwa pelaksanaan Mopotilolo di Desa Pantungo terasa istimewa karena dirangkaikan dengan pelantikan Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Telaga Biru oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gorontalo, Hj. Maryam Puhi Pago. Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pelantikan Bunda PAUD, Bunda Literasi, serta Ketua Tim Posyandu.

“Bagi saya ini menjadi rangkaian yang sangat lengkap. Seluruh proses penting dapat dilaksanakan di Desa Pantungo, sehingga apa yang selama ini direncanakan dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya.

Kegiatan Mopotilolo dan kunjungan kerja tersebut turut dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Telaga Biru, Kepala Desa Pantungo, Ketua TP PKK Desa Pantungo, Sekretaris Desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua BPD, seluruh perangkat desa, para kepala dusun, kader kesehatan, kader Sub IMP Desa, serta masyarakat setempat.

Kepala Desa Pantungo, Sofyan Gani, S.E., dalam keterangannya menyampaikan bahwa kunjungan kerja perdana Camat Telaga Biru yang diawali dengan prosesi adat Mopotilolo menjadi momentum penting dalam mempererat silaturahmi serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah desa dan pemerintah kecamatan.

“Kegiatan ini merupakan wujud komitmen bersama dalam rangka evaluasi pembangunan desa, meninjau program-program yang berjalan, serta memperkuat pelayanan kepada masyarakat,” tuturnya.

Ia juga berharap melalui kolaborasi yang terjalin, Desa Pantungo dapat berkembang menjadi desa terdepan di Kecamatan Telaga Biru. Mengingat posisinya sebagai pintu gerbang jalur Trans Sulawesi, Desa Pantungo dinilai memiliki potensi besar untuk pengembangan ekonomi dan pelayanan masyarakat.

Sementara itu, Camat Telaga Biru menegaskan komitmennya untuk mendorong pengembangan UMKM, koperasi, serta Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) agar dapat tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan.

“Desa Pantungo memiliki potensi besar sebagai pintu gerbang Kecamatan Telaga Biru. Ke depan, kami akan mendorong penguatan UMKM, koperasi, dan BUMDes agar memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Melalui prosesi adat Mopotilolo ini, diharapkan sinergi antara Pemerintah Desa Pantungo dan Pemerintah Kecamatan Telaga Biru semakin kuat dalam upaya membangun desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Anis)

Tak-berjudul81-20250220065525