*Polres Pangkep Gelar Bakti ATR, Bersihkan Jalur Pendakian Gunung Bulusaraung dan Lingkungan Desa Tompobulu*
*Pangkep –* Polres Pangkep melaksanakan kegiatan Bakti ATR berupa kerja bakti pembersihan sampah di sepanjang jalur pendakian Gunung Bulusaraung serta sekitar Kantor Desa Tompobulu, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep, sebagai wujud kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, Sabtu pagi.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari *Operasi Kemanusiaan Evakuasi Pesawat ATR 42-500 yang telah berlangsung selama tujuh hari. Memasuki hari ke delapan, Polres Pangkep kembali turun ke lapangan, bukan lagi untuk mengevakuasi korban, melainkan untuk *memulihkan lingkungan* yang menjadi saksi perjuangan kemanusiaan selama operasi berlangsung.
Apel pengecekan dan pelepasan Tim Bakti ATR digelar pukul 07.00 Wita di depan Kantor Desa Tompobulu dan dipimpin langsung oleh *Kapolres Pangkep AKBP M. Husni Ramli, S.I.K., M.H., MTr.Opsla. Sebanyak 60 personel Polres Pangkep* diterjunkan dalam kegiatan tersebut, didukung oleh *Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung serta Komunitas Pemerhati Wisata Dentong*.
Dalam arahannya, Kapolres Pangkep menegaskan bahwa pengabdian Polri tidak berhenti setelah operasi evakuasi selesai.
*“Pengabdian Polri tidak berhenti setelah evakuasi ATR 42-500 selesai. Hari ini, sebagai bentuk tanggung jawab moral, kami kembali ke alam ini untuk membersihkannya. Karena menjaga lingkungan adalah bagian dari menjaga kehidupan,”* ujar AKBP M. Husni Ramli.
Tim Bakti ATR kemudian dibagi menjadi dua regu utama. Regu pertama melaksanakan pembersihan di sekitar Kantor Desa Tompobulu untuk menjaga kebersihan lingkungan pemukiman warga. Sementara regu kedua melaksanakan pembersihan sepanjang jalur pendakian menuju puncak Gunung Bulusaraung, yang dipimpin langsung oleh Kapolres Pangkep.
Sekitar pukul **07.50 Wita**, seluruh tim bergerak menuju lokasi masing-masing dengan kekuatan gabungan terdiri dari 60 personel Polres Pangkep, 6 personel Balai TN Bantimurung Bulusaraung, dan 7 personel Komunitas Dentong.
Sepanjang jalur pendakian, personel memungut berbagai jenis sampah seperti botol plastik, bungkus makanan, dan sisa aktivitas manusia lainnya. Jalur yang sebelumnya menjadi medan berat pencarian korban ATR 42-500, kini menjadi medan pemulihan alam.
Tak hanya membersihkan, personel juga berdialog dengan masyarakat dan para pendaki, mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga kelestarian Gunung Bulusaraung sebagai aset alam yang harus dilestarikan demi generasi mendatang.
Warga Desa Tompobulu pun menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas dilaksanakannya Bakti ATR tersebut. Menurut warga, kegiatan ini tidak hanya membersihkan lingkungan, tetapi juga menumbuhkan harapan akan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.
Melalui kegiatan Bakti ATR ini, Polres Pangkep menegaskan komitmennya bahwa tugas Polri tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga menjaga kehidupan melalui kepedulian terhadap lingkungan.*
( Ahmad Latif , RNN, Com )


