Merintis Usaha Menjanjikan, Warga Sepauk Kembangkan Peternakan Babi
Sintang, Kalimantan Barat — Pak Injung (45), warga Desa Paoh Benua, Dusun Kantok Hulu, Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, merintis usaha peternakan babi yang dinilai cukup menjanjikan. Usaha tersebut mulai ia kembangkan secara serius sejak satu tahun terakhir. (23/1/2026)
Saat ditemui awak media di lokasi kandang ternaknya, Pak Injung menjelaskan bahwa awalnya lahan tersebut dipagari menggunakan bibit kelapa sawit dengan jarak tanam sekitar 50 sentimeter. Lahan yang dimanfaatkan berukuran sekitar 50 x 25 meter.
“Awalnya saya menanam bibit sawit untuk pagar kandang. Kurang lebih lima tahun baru bisa dilepas babinya di area itu. Baru satu tahun ini saya mulai beternak. Sekarang ada sekitar 17 ekor, termasuk anakan dan tiga ekor indukan,” jelas Pak Injung.
Ia memilih usaha peternakan babi karena menurutnya memiliki prospek yang baik. Harga jual babi saat ini cukup tinggi di pasaran.
“Sekarang harga per kilo bisa mencapai Rp100 ribu untuk bobot di atas 10 kilogram. Kalau di bawah 10 kilogram, saya jual sekitar Rp120 ribu per ekor,” ujarnya.
Pak Injung berharap pemerintah dapat memberikan perhatian dan pendampingan kepada para peternak babi di wilayahnya, khususnya dalam hal teknik perawatan dan pengelolaan ternak yang baik.
“Saya berharap ada pembinaan dari pemerintah supaya kami para peternak lebih paham cara merawat ternak dengan benar dan hasilnya bisa lebih maksimal,” pungkasnya.(*).



