Luapan Sungai Siamang Rendam Jembatan Darurat di Tri Anggun, Akses PALI–Cecar Rawan Dilalui.

Table of Contents

 



Musi Rawas — Luapan air Sungai Siamang menggenangi jembatan darurat yang terbuat dari kayu di jalur PALI menuju Cecar, tepatnya di Desa Tri Anggun, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, Rabu (15/01/2026).

Kapolres Musi Rawas melalui Kapolsek Muara Lakitan AKP Hendrawan saat dikonfirmasi awak media menjelaskan bahwa peristiwa tersebut diketahui pada Rabu, 14 Januari 2026, sekitar pukul 17.30 WIB, setelah menerima laporan dari masyarakat.

“Telah terjadi luapan air Sungai Siamang yang menutupi jembatan darurat di Desa Tri Anggun, Kecamatan Muara Lakitan,” ujar AKP Hendrawan.

Berdasarkan keterangan warga, lokasi banjir berada di Jembatan Cawang Desa Tri Anggun Jaya, Kecamatan Muara Lakitan. Saat ini ketinggian air diperkirakan mencapai ±30 sentimeter, sehingga jembatan darurat yang berada di samping Jembatan Cawang tersebut ikut terendam.

Diketahui, Jembatan Cawang saat ini sedang dalam proses pembangunan sehingga digunakan jembatan darurat berbahan kayu sebagai akses sementara. Namun, akibat genangan air, kondisi jembatan dinilai rawan dilalui oleh kendaraan roda dua (R2), roda empat (R4), maupun roda enam (R6) karena berpotensi roboh atau menyebabkan kendaraan tergelincir.

Sebagai langkah antisipasi, arus lalu lintas sementara dialihkan melalui jalan alternatif di Desa Tri Anggun Jaya. Meski demikian, jalan alternatif tersebut berupa tanah merah, sehingga kendaraan kecil non–double cabin berpotensi mengalami kendala, terutama saat kondisi jalan licin dan berlumpur. Saat ini, kendaraan yang relatif aman melintas hanya kendaraan jenis double cabin.

AKP Hendrawan menambahkan, luapan Sungai Siamang disebabkan oleh curah hujan yang cukup deras sebelumnya. Apabila hujan deras kembali terjadi, tidak menutup kemungkinan genangan air masih akan bertahan. (Nasrullah). 


Tak-berjudul81-20250220065525