Antusiasme Tinggi Berbagai Unsur Masyarakat Hasilkan 269 Kantong Darah untuk Kebutuhan Kesehatan Masyarakat
PANGKEP – Bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-69 Korem 141/Todopuli, Kodim 1421/Pangkep kembali menunjukkan peran aktif dalam pembangunan kesehatan masyarakat melalui kegiatan bakti sosial donor darah. Kegiatan yang diselenggarakan di kompleks Kodim 1421/Pangkep ini tidak hanya menjadi bentuk kontribusi nyata bagi penyediaan stok darah di rumah sakit, namun juga sebagai sarana mempererat tali silaturahmi antara TNI AD, kepolisian, institusi kesehatan, organisasi perempuan, dan masyarakat luas.
Kegiatan yang digelar pada hari Rabu pekan lalu ini dihadiri langsung oleh Letkol Czi Bhakti Yuhandika, M.I.P, Dandim 1421/Pangkep, yang juga berperan sebagai pembina kegiatan. Dalam sambutannya, Dandim menyampaikan bahwa donor darah merupakan bagian dari komitmen TNI untuk melindungi dan melayani masyarakat, terutama dalam bidang kesehatan yang menjadi prioritas pembangunan daerah.
"Pada momen bersejarah HUT Korem 141/Todopuli yang ke-69, kami ingin memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Pangkep. Donor darah adalah salah satu cara paling efektif untuk menyelamatkan nyawa, dan kami berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut dan melibatkan lebih banyak pihak di masa depan," ucap Letkol Bhakti Yuhandika.
Tidak hanya dari kalangan TNI AD, berbagai institusi dan komunitas juga turut serta dengan penuh semangat dalam kegiatan ini. Di antaranya:
- Polres Pangkep melalui Ipda Syaifuddin Nasir beserta 11 anggota KBO Satbinmas, yang tidak hanya berpartisipasi sebagai pendonor tetapi juga membantu dalam pengaturan dan keamanan acara.
- Polkes Kodim 1421/Pangkep yang diwakili oleh dr. Rosmiati beserta 3 orang tim medis, bertugas membantu dalam tahap pendaftaran dan penyuluhan kesehatan kepada peserta.
- RSBS Pangkep dengan diketuai oleh dr. Waode Rusdiah, Sp. Pk, M. Kes., Kepala Instalasi Transfusi Darah, beserta 10 orang anggota tim yang menangani seluruh proses pemeriksaan medis dan penarikan darah secara profesional.
- Persit Cabang XLV 1421/Pangkep yang aktif dalam pengaturan administrasi, penyediaan konsumsi bagi pendonor, dan memberikan dukungan emosional kepada peserta yang akan mendonorkan darah.
- Masyarakat Umum sebanyak 60 orang yang datang secara sukarela dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, pekerja swasta, hingga pengusaha lokal, menunjukkan kepedulian mereka terhadap kebutuhan darah di daerah.
Untuk memastikan keamanan dan kelancaran kegiatan, rangkaian acara dirancang secara terstruktur melalui dua tahapan utama yang dikoordinasikan dengan baik:
1. Pengecekan Awal Personel dan Peserta
Dilaksanakan oleh Kapten Inf Hamsah, Pasi Ter Kodim 1421/Pangkep, bersama tim yang ditugaskan. Tahap ini meliputi verifikasi data pendaftar, pemeriksaan kelengkapan persyaratan dasar donor darah, serta penyuluhan singkat mengenai prosedur dan manfaat donor darah. Kapten Hamsah menjelaskan bahwa tahap ini penting untuk memastikan setiap peserta memahami proses yang akan dilalui dan memenuhi syarat dasar sebelum masuk ke tahap pemeriksaan medis.
2. Pemeriksaan Medis dan Proses Donor
Tahap inti kegiatan yang ditangani langsung oleh Unit Transfusi Darah RSBS Pangkep. Tim medis melakukan serangkaian pemeriksaan termasuk pengukuran tekanan darah, pemeriksaan kadar hemoglobin, pengecekan kadar gula darah, serta golongan darah. Peserta yang memenuhi semua syarat kesehatan kemudian diarahkan ke area penarikan darah yang telah disiapkan dengan standar kebersihan dan keamanan tinggi.
dr. Waode Rusdiah menambahkan bahwa seluruh proses penarikan darah menggunakan peralatan sekali pakai dan mengikuti protokol kesehatan yang berlaku untuk mencegah terjadinya infeksi atau komplikasi pada pendonor maupun penerima darah.
Dari total 314 orang yang mendaftarkan diri untuk menjadi pendonor, sebanyak 269 orang berhasil menyelesaikan proses donor darah. Sebanyak 45 orang lainnya harus batal dengan alasan utama seperti kadar hemoglobin yang belum memenuhi standar, tekanan darah tinggi atau rendah yang tidak stabil, serta sebagian belum memenuhi masa tunggu minimal 3 bulan sejak donor darah terakhir.
Stok darah yang berhasil terkumpul terdistribusi berdasarkan golongan darah sebagai berikut:
- Golongan A: 87 kantong
- Golongan B: 52 kantong
- Golongan O (penerima universal): 119 kantong
- Golongan AB (donor universal): 11 kantong
Total keseluruhan sebanyak 269 kantong darah telah diserahkan langsung ke Instalasi Transfusi Darah RSBS Pangkep dan akan digunakan untuk mendukung pelayanan kesehatan bagi pasien yang membutuhkan transfusi darah di wilayah Pangkep dan sekitarnya, termasuk untuk kasus darurat, operasi, serta pasien dengan penyakit kronis yang memerlukan dukungan darah secara berkala.
"Kontribusi dari kegiatan donor darah ini sangat berarti bagi kami, terutama mengingat kebutuhan darah di rumah sakit selalu tinggi. Kami berharap kolaborasi seperti ini dapat terus dilakukan secara berkala untuk memastikan ketersediaan stok darah yang cukup," tutup dr. Waode Rusdiah.*
( Ahmad Latif )



