Rapat Silaturahmi Sekolah, Ortu & Komite Bahas Tindak Lanjut Katering Setelah Karacunan Massal di SMAN 13 Pangkep
Labakkang–- Bhabinkamtibmas sebagai garda terdepan menjaga ketertiban masyarakat di desa binaan, hadiri rapat dan silaturahmi bersama pihak sekolah, orang tua siswa, dan pengurus komite SMAN 13 Pangkep pada hari ini. Kegiatan yang bertujuan membahas rencana tindak lanjut masalah katering sekolah serta evaluasi Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) diadakan sebagai tanggapan cepat terhadap kejadian karacunan massal yang menimpa siswa sekolah tersebut pada hari Senin (08/12/2025).
Kejadian yang menyedihkan itu dimulai setelah siswa menyantap makanan MBG yang disediakan pagi hari. Tidak lama kemudian, sebagian siswa mulai merasakan gejala seperti sakit perut yang hebat, mual, dan bahkan muntah. Beberapa di antaranya harus segera dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat. Sampai saat ini, salah satu siswa, anak dari orang tua siswa Andin, masih dirawat di Klinik Tonasa II untuk pengawasan lanjutan. Lebih menyakitkan, banyak siswa lainnya mengalami trauma psikologis – mereka kini menolak makan dari piring yang sama dengan piring yang digunakan untuk menyajikan MBG, meskipun piring tersebut telah dicuci bersih.
Hadir dalam rapat yang diadakan di aula SMAN 13 Pangkep tersebut berbagai pihak terkait, antara lain Pengawas Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan Drs. Sirajuddin, M.Pd; Kepala UPT SMAN 13 Pangkep Drs. H. Muhtar, M.Pd; Ketua Pengurus Komite SMAN 13 Pangkep Amiruddin Halim, SE; Kepala Katering Hendra, S.Pd; perwakilan dapur gizi, serta ratusan orang tua siswa yang datang untuk mencari klarifikasi dan jaminan keamanan makanan anak-anak mereka.
Selama rapat, pihak katering dan dapur gizi menjelaskan tahapan penyiapan makanan pada hari kejadian dan menyatakan kesiapan untuk bekerja sama dalam penyelidikan lebih lanjut. Orang tua siswa pun menyampaikan harapan agar pihak sekolah dan dinas terkait segera mengambil langkah tegas untuk mencegah terjadinya kejadian serupa di masa depan, termasuk peningkatan pengawasan kualitas bahan baku dan kebersihan proses produksi makanan.
Kapolsek Labakkang AKP Sofyanto, SH yang hadir mewakili Polri menyampaikan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas di desa binaan dan kegiatan masyarakat seperti ini merupakan upaya konstan untuk mendekatkan institusi keamanan dengan warga. "Kami ada di sini tidak hanya untuk menjaga ketertiban, tetapi juga untuk mendengar aspirasi masyarakat dan memastikan setiap kegiatan yang berlangsung dapat berjalan aman, kondusif, dan menguntungkan semua pihak," ungkapnya.
Di akhir rapat, para peserta sepakat untuk membentuk tim penindaklanjutan yang akan mengevaluasi ulang sistem katering MBG, melakukan audit kebersihan dapur, dan memberikan edukasi kepada siswa serta tenaga kependidikan tentang keamanan pangan. Tim tersebut juga akan melakukan pengecekan berkala untuk memastikan semua peraturan terlaksana dengan baik.*
( Ahmad Latif/RNN Com. )



