Ketua DPC AKPERSI Gorontalo Refsi Rey Musa: Pers Harus Jadi Penjaga Akal Sehat Publik di Tengah Euforia Tahun Baru
GORONTALO – Menyambut perayaan Tahun Baru, Ketua Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (DPC AKPERSI) Gorontalo, Refsi Rey Musa, mengeluarkan himbauan tegas kepada insan pers yang tergabung dalam naungan Akpersi, serta masyarakat agar mematuhi seluruh arahan dan kebijakan kepolisian demi menjaga keamanan dan ketertiban bersama.
Pada Rabu, 31 Januari 2025, Rey menegaskan bahwa momentum Tahun Baru kerap diwarnai euforia berlebihan yang berpotensi memicu gangguan kamtibmas jika tidak dikendalikan secara kolektif. Dalam konteks ini, ia menilai kepolisian telah menjalankan fungsi preventif secara maksimal, namun membutuhkan dukungan penuh dari pers dan masyarakat.
"Pers tidak boleh sekadar menjadi penonton perayaan Tahun Baru. Pers harus berdiri sebagai penjaga akal sehat publik, menyampaikan informasi yang menenangkan, mencerahkan, dan mendorong masyarakat untuk mematuhi seluruh himbauan kepolisian,” tegas Rey.
Menurutnya, kepatuhan terhadap aturan kepolisian, mulai dari pengaturan lalu lintas, larangan konvoi liar, hingga pengendalian konsumsi miras, bukanlah bentuk pembatasan kebebasan, melainkan upaya melindungi keselamatan bersama.
Rey juga mengingatkan agar insan pers tidak terjebak pada pemberitaan sensasional yang justru memperkeruh suasana. Ia menekankan pentingnya etika jurnalistik dalam mengawal perayaan Tahun Baru agar tetap kondusif.
"Ketika pers abai dan hanya mengejar klik, maka ruang publik menjadi liar. Di situlah potensi konflik dan kekacauan muncul. Pers harus sejalan dengan kepolisian dan masyarakat dalam menjaga stabilitas,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ketua DPC AKPERSI Gorontalo itu mengajak masyarakat untuk menjadikan Tahun Baru sebagai momentum refleksi, bukan ajang pelampiasan yang berujung pada pelanggaran hukum.
"Keamanan bukan hanya tanggung jawab polisi, tetapi tanggung jawab kita semua. Jika pers bertanggung jawab, masyarakat sadar, dan kepolisian tegas namun humanis, maka perayaan Tahun Baru akan berlangsung aman dan bermartabat,” pungkas Rey.
Dengan sinergi antara pers, kepolisian, dan masyarakat, AKPERSI Gorontalo berharap perayaan Tahun Baru dapat berlangsung damai, tertib, serta bebas dari insiden yang merugikan banyak pihak.(*)


