Fraksi Gerindra DPRD Pangkep Minta Lurah dan Kepala Desa Jaga Fungsi Lapangan Sepak Bola, Jangan Diubah Jadi Kantor Koperasi Merah Putih
PANGKEP – Fraksi Partai Gerindra Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pangkep, melalui Ketua Komisi II DPRD Pangkep H. Muh Lutfi Hanafi, SE, mengemukakan harapannya agar para Kepala Desa dan Lurah di seluruh wilayah kabupaten tidak mengalihkan fungsi lapangan sepak bola menjadi lokasi pembangunan Kantor Koperasi Merah Putih. Pernyataan ini disampaikan setelah mendengar laporan warga bahwa ada lapangan sepak bola yg dijadikan lokasi pembangunan kantor koperasi merah putih.
Menurut Lutfi Hanafi, lapangan sepak bola yang tersebar di berbagai desa dan kelurahan memiliki fungsi krusial sebagai ruang publik yang mudah diakses masyarakat, terutama pemuda. "Lapangan sepak bola bukan hanya tempat bermain, tapi juga ruang untuk membangun solidaritas sosial, mencegah perilaku negatif pada pemuda, dan mendukung kesehatan masyarakat," ujarnya. Dia menambahkan, jika fungsi lapangan tersebut diubah, masyarakat akan kehilangan akses ke ruang olahraga yang berharga – sesuatu yang sudah jarang tersedia di daerah pedesaan.
Lutfi juga menekankan bahwa pembangunan kantor Koperasi Merah Putih sendiri merupakan salah satu program prioritas presiden Prabowo yg yg harus kita dukung bersama dalam membangun perekonomian warga, namun tidak boleh dilakukan dengan mengorbankan fasilitas publik. "Koperasi berperan penting dalam memberdayakan ekonomi masyarakat, jadi kita tidak menentang pembangunannya. Tapi, sebaiknya disusun dengan mempertimbangkan ketersediaan lahan lain yang tidak mengganggu fungsi fasilitas publik," jelasnya.
Selain itu, Fraksi Gerindra menyarankan agar Pemerintah Kabupaten Pangkep melakukan evaluasi menyeluruh terhadap rencana tersebut, serta mendengarkan aspirasi langsung dari warga yang terkait. "Sangat penting bagi Kepala Desa dan Lurah untuk menjadi perantara yang baik antara pemerintah dan masyarakat. Mereka harus memastikan bahwa setiap keputusan tentang pemanfaatan lahan publik sejalan dengan kepentingan bersama, terutama untuk kesejahteraan dan kenyamanan warga," tambah Lutfi.
Hubungan redaktur dengan beberapa warga di kecamatan yang direncanakan pembangunan juga mendapatkan tanggapan positif terhadap aspirasi tersebut. Seorang warga yang enggan disebutkan namanya dari Mangkaca Segeri, Pangkep, menyatakan bahwa lapangan sepak bola di desanya sering digunakan untuk turnamen antar desa dan kegiatan olahraga masyarakat. "Kita sangat butuh lapangan ini. Jika diubah jadi kantor, kemana kita akan bermain dan berolahraga?" tanya dia.*
( Ahmad Latif/RNN Com. )


