Polantas Menyapa: Satlantas Polres Pohuwato Turun ke Jalan, Edukasi Supir Hingga Penumpang
Pohuwato — Jumat pagi di Terminal Angkutan Desa Teratai, Kecamatan Marisa, denyut transportasi rakyat tampak seperti biasa: angkot datang dan pergi, supir menunggu penumpang, dan deru mesin kendaraan saling bersahut. Namun pagi itu suasananya berbeda. Satuan Lalu Lintas Polres Pohuwato menghadirkan sebuah gerakan yang bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan pesan hidup dan mati, Program Polantas Menyapa.
Dengan menyisir para sopir angkot dan pengguna jalan lainnya, personel Satlantas membagikan brosur keselamatan berkendara, lengkap dengan imbauan yang mengetuk kesadaran.
Kasat Lantas Polres Pohuwato, Iptu Jefriansyah S. Tangahu, S.H., menegaskan bahwa keselamatan bukan hanya aturan, tetapi kebutuhan mendasar setiap pengendara.
“Keselamatan itu dimulai dari diri sendiri. Gunakan helm standar, pastikan kendaraan layak jalan, dan selalu patuhi batas kecepatan. Kami ingin tidak ada lagi nyawa melayang hanya karena kelalaian yang sebenarnya bisa dihindari,” ujarnya penuh penekanan.
Ia juga mengingatkan bahwa cuaca yang tak menentu belakangan ini membuat risiko kecelakaan meningkat.
“Kami hadir bukan untuk menilang semata, tetapi untuk memastikan masyarakat pulang ke rumah dengan selamat,” tambahnya.
Program edukasi langsung di lapangan ini mendapat sambutan hangat dari para pengguna angkutan, termasuk pelaku usaha lokal. Owner Marisa Computer, Isal Laselo, memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah tersebut.
“Langkah Satlantas ini sangat positif. Kesadaran masyarakat soal keselamatan memang perlu terus dibangun. Kalau supir dan pengguna jalan lebih tertib, otomatis roda ekonomi juga bergerak lebih aman dan lancar,” ungkapnya.
Melalui program Polantas Menyapa, Satlantas Polres Pohuwato berharap setiap sapaan, brosur, dan pesan keselamatan yang dibagikan hari itu menjadi pengingat kuat bahwa setiap perjalanan membutuhkan sikap waspada, karena keselamatan tidak hanya urusan polisi, tapi tanggung jawab bersama. (**)


