Jadi Kunci Pemerataan dan Kebangkitan Ekonomi, Muslim Ayub Dorong Perpanjangan Tanpa Batas.

Table of Contents

 



JAKARTA – Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Muslim Ayub, S.H., M.M., menegaskan bahwa keberlanjutan dana otonomi khusus (Otsus) merupakan kunci pemerataan dan kebangkitan ekonomi daerah. Karena itu, ia mendorong agar dana Otsus diperpanjang tanpa batas waktu sebagai bentuk komitmen negara terhadap pembangunan dan kesejahteraan rakyat.Dana Otsus ini sudah menjadi penopang utama pembangunan selama hampir dua dekade. Jika berakhir pada 2027 tanpa kepastian lanjutan, maka kemandirian fiskal daerah akan terganggu dan pemerataan ekonomi bisa terhambat,” ujar

(23/10/2025) 


 Muslim usai mendengar aspirasi dari Gubernur Aceh di Banda Aceh,Legislator Partai NasDem itu menilai, dana Otsus tidak hanya berfungsi sebagai instrumen keuangan, tetapi juga simbol komitmen negara dalam menjaga keistimewaan dan stabilitas ekonomi daerah. Ia menegaskan, tanpa dukungan keberlanjutan dana Otsus, program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat bisa terhenti di tengah jalan.


“Selama ini, dana Otsus telah memberi kontribusi besar bagi infrastruktur, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, pemerintah pusat harus segera merevisi Undang-Undang Pemerintahan Aceh agar dana ini berlaku tanpa batas waktu,” tegasnya.Muslim juga menekankan pentingnya pengawasan yang transparan dan partisipatif. Menurutnya, efektivitas dana Otsus bergantung pada tata kelola yang bersih, akuntabel, dan melibatkan publik.


“Total penyaluran dana Otsus telah mencapai lebih dari Rp115 triliun. Maka pengawasan harus diperkuat agar benar-benar berdampak pada rakyat dan tidak terjadi penyimpangan,” tambahnya.


Ia juga mendorong agar pemerintah pusat mengembalikan porsi dana Otsus ke angka 2,5 persen dari Dana Alokasi Umum (DAU) seperti masa awal pelaksanaan“Kami berharap pemerintah bisa meninjau ulang kebijakan besaran dana Otsus. Yang utama, dana ini harus diperpanjang tanpa batas waktu karena menjadi kunci pemerataan dan kebangkitan ekonomi rakyat,” tutup Muslim.(*) 

Tak-berjudul81-20250220065525