Warga Sepauk Keluhkan Kondisi Jembatan Rusak, Rawan Kecelakaan
RNN.com - Sintang, Kalbar – Warga di Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, mengeluhkan kondisi Jembatan Sungai Sinul yang saat ini rusak parah dan membahayakan pengguna jalan. Jembatan yang menjadi akses utama penghubung Desa Buluh Kuning, Desa Nanga Libau, serta beberapa desa lainnya itu, lantainya sudah rapuh dan rawan ambruk.
Menurut keterangan warga setempat, Akit (60), jembatan tersebut dibangun sejak tahun 1991. Meski rangkanya terbuat dari besi, bagian lantai jembatan masih menggunakan papan kayu yang kualitasnya rendah. Kondisi ini membuat jembatan cepat rusak dan tidak mampu menahan beban berat.
“Kalau mobil yang bawa muatan sampai enam ton lewat, lantainya bisa hancur, pak. Kayunya sudah rapuh karena bukan dari kayu kelas baik,” ujar Akit kepada awak media, Selasa (2/9/2025).
Warga lainnya, Jaguk, juga mengungkapkan kekhawatirannya. Ia menilai jembatan tersebut sudah sangat mendesak untuk diperbaiki karena berisiko menimbulkan korban.
“Kami berharap pemerintah segera memperbaiki jembatan ini. Jangan sampai ada korban dulu baru dikerjakan. Kalau sudah diperbaiki, kami pun akan merasa lebih nyaman melintas,” tegasnya.
Hingga kini, warga hanya bisa berhati-hati saat melintas. Mereka berharap pemerintah daerah maupun pihak terkait segera mengambil langkah cepat agar akses antar-desa tidak lagi membahayakan masyarakat.(Apui)

