Batalyon B Pelopor Ikuti Apel Kesatuan Virtual: Dansat Brimob Polda Sumsel Tegaskan "Zero Tolerance" terhadap Judi Online dan Narkoba

Table of Contents

 

APEL- Batalyon B Pelopor yang turut ambil bagian dari Mako Lubuklinggau ikuti apel kesatuan secara virtual./Foto: Istimewa



RNN,COM, LUBUK LINGGAU– Dalam langkah strategis menuju modernisasi kepolisian yang adaptif, Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan menggelar apel kesatuan secara virtual. Apel yang dipimpin langsung oleh Komandan Satuan Brimob Polda Sumsel, Kombes Pol Susnadi, S.I.K., ini diikuti seluruh jajaran Batalyon Brimob se-Sumatera Selatan, termasuk Batalyon B Pelopor yang turut ambil bagian dari Mako Lubuklinggau.

Menggunakan platform Zoom Meeting, apel virtual ini tidak sekadar menjadi simbol era digital dalam struktur kesatuan, tetapi juga momentum konsolidasi kekuatan dan loyalitas seluruh personel di tengah tantangan tugas yang semakin kompleks.

Dalam arahannya, Kombes Pol Susnadi, S.I.K., menegaskan komitmen institusinya terhadap penegakan disiplin tanpa kompromi. Ia menyampaikan peringatan keras kepada seluruh anggota terkait dua isu besar yang menjadi perhatian nasional: judi online dan narkoba.

"Saya tegaskan, tidak ada ruang toleransi untuk anggota yang terlibat judi online maupun penyalahgunaan narkoba. Siapa pun yang melanggar, akan kami proses secara hukum tanpa pandang bulu," ucap Dansat Brimob Polda Sumsel.

Tak hanya itu, ia juga menginstruksikan seluruh jajaran untuk menjauhi keterlibatan dalam kegiatan ilegal, termasuk menjadi pelindung praktik-praktik bisnis terlarang. Menurutnya, kehormatan institusi adalah harga mati yang tidak bisa ditukar dengan apapun.

Dalam kesempatan yang sama, Dansat Brimob juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan fisik, kesiapan operasional, dan solidaritas internal di tengah dinamika keamanan yang terus berubah.

"Brimob adalah satu tubuh. Tidak boleh ada ego sektoral, tidak boleh ada friksi. Kita satu komando, satu misi—menjaga stabilitas keamanan dan kehormatan institusi," ujarnya.

Menindaklanjuti arahan pimpinan, Komandan Batalyon B Pelopor, AKBP Andiyano, S.K.M., M.H., menyatakan dukungannya secara penuh terhadap langkah tegas yang diambil Dansat Brimob. Ia bahkan menegaskan kembali komitmennya untuk tidak memberikan toleransi terhadap anggota yang terbukti melanggar disiplin.

"Saya akan bertindak tegas. Tidak ada kompromi bagi siapa pun yang merusak citra Brimob. Kita adalah garda terdepan—maka kita juga harus jadi teladan dalam integritas dan loyalitas,"tegas AKBP Andiyano.SKM.,MH.

Apel virtual ini menjadi bukti bahwa transformasi digital dalam tubuh Korps Brimob bukan hanya soal alat komunikasi, tapi juga sarana memperkuat konsolidasi, mempertegas nilai dasar kesatuan, serta menjawab tantangan zaman dengan kesiapan total—baik fisik, mental, maupun moral.(Nasrullah)

Tak-berjudul81-20250220065525