Satbrimob Polda Sumsel Batalyon B Pelopor, Terima Penghargaan atas Aksi Cepat Tangani Kerusuhan di Lapas Narkotika Muara Beliti

Table of Contents


BERSAMA-Wadanyon B Pelopor Kompol Ojang, S.Sos., MM saat terima penghargaan dan foto bersama dengan DPR RI dan tamu yang hadir./Foto:Istimewa 


RNN, COM, LUBUK LINGGAU,— Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan Batalyon B Pelopor menerima penghargaan atas aksi cepat dan kontribusi aktif dalam menangani kerusuhan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas, yang terjadi pada 8 Mei 2025 lalu.

Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, dalam sebuah acara resmi yang berlangsung di Rumah Dinas Bupati Musi Rawas, Jalan Trans Sumatera, Lubuk Linggau – Sarolangun, Kamis (19/6/2025) malam

Danyon B Pelopor AKBP Andiyano, SKM., MH., diwakili oleh Wadanyon B Pelopor Kompol Ojang, S.Sos., MM., untuk menerima piagam penghargaan tersebut.

Selain Batalyon B Pelopor, enam instansi lainnya juga menerima penghargaan, yaitu Pemerintah Kabupaten Musi Rawas, Polres Musi Rawas, Polres Lubuk Linggau, Kodim 0406 Lubuk Linggau, Kejaksaan Negeri Musi Rawas, dan BNN Kabupaten Musi Rawas.

Dalam sambutannya, Dirjenpas Mashudi menyampaikan apresiasi tinggi atas sinergi dan respon cepat seluruh instansi dalam menangani situasi genting tersebut. Ia menekankan bahwa keberhasilan penanggulangan kerusuhan ini merupakan hasil nyata dari koordinasi dan kerja sama lintas sektor.

“Kami sangat menghargai kerja sama lintas sektor yang telah terjalin dengan baik. Tanpa bantuan dan koordinasi dari seluruh instansi, situasi pada saat itu tidak akan dapat diatasi seefektif ini,” ujar Mashudi.

Lanjutnya, Kompol Ojang, S.Sos., MM juga menyampaikan terima kasih atas apresiasi yang diberikan, serta menegaskan kesiapan dan komitmen pihaknya untuk terus menjaga keamanan dan stabilitas di wilayah Sumatera Selatan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas apresiasi ini. Kami akan terus bersiaga dan siap bergerak setiap saat bila diperlukan. Sinergi seperti ini adalah kunci dalam menjaga stabilitas keamanan di daerah,” ujar Kompol Ojang, S.Sos., MM.

Ketika kerusuhan pecah pada 8 Mei 2025, Batalyon B Pelopor segera merespons dengan mengerahkan pasukan ke lokasi. Dengan persiapan matang dan kemampuan taktis yang terlatih, pasukan Brimob langsung melakukan pengamanan area sekitar Lapas, membentuk perimeter evakuasi, serta membantu meredam ketegangan di dalam lapas melalui pendekatan persuasif dan taktis.

Personel Batalyon B Pelopor turut mengevakuasi petugas Lapas yang terjebak, mencegah para napi merusak fasilitas lebih luas, serta menetralisir provokasi di dalam lingkungan tahanan. Tindakan cepat ini menjadi faktor kunci dalam mencegah meluasnya kerusuhan dan menstabilkan situasi dalam waktu singkat.

Kerusuhan yang terjadi pada 8 Mei 2025 sempat memicu potensi gangguan keamanan dan stabilitas di lingkungan pemasyarakatan. 

"Namun berkat respon cepat dan koordinasi yang solid dari berbagai instansi, termasuk aksi tanggap dan profesional Batalyon B Pelopor, situasi berhasil dikendalikan dengan baik tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan yang lebih luas". Tambahnya. (Nasrullah)

Tak-berjudul81-20250220065525