Bermodus Tawarkan Bantuan, Pria di PALI Gondol Motor Pelajar yang Kehabisan Bensin

Table of Contents

RNN.com
- PALI, 2 Juni 2025 — Niat tulus seorang pelajar untuk mencari pertolongan berakhir petaka. M. Eldi Saputra (19), warga Desa Lunas Jaya, Kecamatan Tanah Abang, menjadi korban penipuan yang menyebabkan sepeda motor miliknya raib dibawa kabur oleh orang tak dikenal.

Kejadian bermula pada Senin dini hari, 19 Agustus 2024, sekitar pukul 03.30 WIB, ketika korban bersama rekannya, Nanda Saputra, mengalami kehabisan bahan bakar di depan Balai Desa Purun. Saat sedang berupaya mencari bantuan, dua pria datang menghampiri dan menawarkan pertolongan. Salah satu dari mereka, belakangan diketahui bernama Martin Awang (28), warga Desa Purun, bertingkah seolah-olah ingin membantu.

Dengan alasan ingin memindahkan sepeda motor ke tempat yang lebih aman, pelaku meminta kunci kendaraan Honda CRF BG 4629 BPAS milik korban. Namun setelah membawa motor, pelaku justru melarikan diri dan tidak kembali. Korban sempat mencari pelaku di sekitar lokasi, namun tidak membuahkan hasil. Sepeda motor bernilai sekitar Rp36 juta itu pun hilang.

Korban lalu melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Penukal Abab. Laporan diterima dengan nomor: LP/B/105/VIII/2024/SPKT/POLSEK PENUKAL ABAB/POLRES PALI/POLDA SUMSEL.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek Penukal Abab AKP Dedy Kurnia, S.H., menginstruksikan Kanit Reskrim IPDA Hartoyo, S.H. bersama Tim Srigala untuk segera melakukan pengejaran terhadap pelaku.

Setelah melakukan penyelidikan, keberadaan pelaku berhasil dilacak di Desa Sebane, Kecamatan Talang Ubi. Pada Senin pagi, 2 Juni 2025, sekitar pukul 09.00 WIB, Tim Srigala berhasil menangkap Martin Awang tanpa perlawanan.

Dalam pemeriksaan awal, tersangka mengakui perbuatannya. Kini, ia ditahan di Mapolsek Penukal Abab dan dijerat dengan Pasal 378 KUHP tentang Penipuan dan/atau Pasal 372 KUHP tentang Penggelapan.

Kapolres PALI, AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K., melalui Kapolsek Penukal Abab, menyampaikan komitmen kepolisian untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Siapa pun yang mencoba mengganggu kenyamanan warga akan kami kejar, sampai ke mana pun dia bersembunyi. Tidak ada tempat aman bagi pelaku kejahatan di wilayah kami,” tegas AKP Dedy Kurnia.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap orang asing, terutama saat berada di situasi darurat. Tidak semua yang menawarkan bantuan benar-benar berniat baik.(AH)
Tak-berjudul81-20250220065525