Ketua IWO Indonesia Kabupaten Sambas Kecam Intimidasi Jurnalis

Table of Contents



     
Diduga Karyawan SPBU tidak terima di Ingat kan, mengadu ke keluarganya, sehingga Wartawan mendapatkan Intimidasi Berulang-ulang.

Kejadian tersebut,  menimpa Salah satu Jurnalis yang berada di Kabupaten Sambas, Samsul Hidayat,  menyampaikan, Bahwa Beberapa  hari  yang  lalu  saya  mendapat  informasi dari saudara  mulyono teman sesama  jurnalis  terkait SPBU  yang  berada  di  Desa  Sepadu  kecamatan Teluk keramat, Kabupaten Sambas, Kalbar, Senin ( 8/ 1/2024)

Samsul Hidayat Menambahkan, Bahwa mulyono  menyampaikan  kepada saya, ada  SPBU  masuk Medsos Facebook Sambas  Informasi dengan Akun  Andra  Saputra, bertuliskan "Kopdar  di  SPBU  Tanjung gaes"., komentar  bertuliskan   SPBU  khusus  cangkau  minyak, tak  sampai  setengah  hari  udah  habis, diam  berdebu  bergerak SPBU, ungkap Samsul.

Berdasarkan Informasi  tersebut  saya telusuri, apa  lagi  SPBU  tersebut  tidak  jauh  dari  Rumah  saya. Sekiranya hari  Jumat  pagi  tanggal  5  januari 2024 saya  selaku  jurnalis  Media kabar investigasi id dan  sudah  sepatutnya  untuk  mengontrol,  mengingat kan  kepada  pihak  manajemen SPBU  untuk  senantiasa  mementingkan  kepentingan umum  termasuk  karyawan  yang  berada  di  lokasi  tersebut, Semua  itu  demi  kelancaran  pengguna BBM bersubsidi.  

Pada  hari  sabtu  tanggal  6 februari  begitu  saya  mau  ke  kota  sambas " tiba-tiba  ada  seorang  lelaki sekitar Usia  50 Tahun  mengunakan  motor  Vario  Merah   menghadang  saya   lansung  kayak  seorang Jagoan berbicara  macam maca, dan bersifat  Arogan,  yang  saya  ingat  ucapan  nya  jangan  ganggu  anak  saya, Kalau kamu ganggu  anak  saya  berhadapan  dengan  saya. Awas  kamu, jujur  saja  saya  tidak  saya Hiraukan, Tak  lama  orang  tersebut  pergi. secara  kebetulan  anak  beliau  kerja  di  SPBU  tersebut.   Dan  untuk  menenangkan  diri  saya  duduk   di  kantor  ISKS   (ikatan  sopir  kabupaten sambas)  kejadian  tersebut  di Jembatan  kartiasa, Desa kartiasa,  kecamatan  sambas. 

Secara  kebetulan  saya  bercerita ke kawan- kawan di Kantor ISKS, yang kebetulan  mereka pernah ikut Hearing  di  Kantor DPRD  Kabupaten Sambas bulan  kemarin.

Saya Pikir kejadian tersebut tidak  berlarut, ternyata Minggu  pagi terulang kembali, pada saat itu saya lagi duduk  di depan  SPBU sambil Meminum Kopi, datang  lagi si Jagoan   yang  tidak  jelas  apa  tujuan  dan  apa  masalah  nya  ngomong  macam- macam dan  mengajak  saya berkelahi / duel, sok  jagoan  sampai  bicara  mari  kita  ambil  parang kita  berkelahi,  ujarnya.

Saya berharap Pihak  Berwajib sesegera  mungkin  mengambil  sikap, Jangan  sampai  hal ini  menjadi  masalah  yang tidak kita Duga, dan Saya juga akan membawa Persolan Ini ke Ranah Hukum, jelas Samsul.

Hingga Berita Ini di turunkan, Pengelola/ Manager  SPBU Tanjung, Muchtadi tidak memberikan keterangan apapun, ketika di konfirmasi di No.  +62 813-5259-xxxx.

Ketua IWO Indonesia Kab Sambas, Revie Achary SJ. mengatakan Mengecam keras tindakan intimidasi  yang dilakukan oleh pihak diduga keluarga karyawan SPBU terhadap SAMSUL HIDAYAT kaperwil Kalbar, Media KABAR INVESTIGASI id. yang sedang bertugas.

Tindakan intimidasi tersebut juga telah melanggar Pasal 18 Ayat 2 UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Pasal, Pasal 18 ayat (1) UU Pers menyatakan, “Setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun atau denda paling banyak Rp.500.000.000,00.
Tutup , Revie .

(Lepinus Lumban Toruan, S. H : Ka. Korwil RNN.com Prov. Kalbar)
Tak-berjudul81-20250220065525