PERAN PEMUDA DALAM MENSUKSESKAN PEMILU 2024
Suatu bangsa yang besar sangat ditentukan oleh para pemuda, dalam sebuah sejarah mencatat bahwa peran pemuda terhadap perkembangan bangsa Indonesia sangatlah besar dan membawa perubahan yang nyata. Gerakan para pemuda Indonesia tercatat mulai dari peristiwa Sumpah Pemuda yang diprakarsai oleh Tokoh pemuda tahun 1928, yang menjadi tonggak utama kemerdekaan Indonesia.
Tidak lepas dari pada itu, menjelang kemerdekaan pun para pemuda pemuda juga memiliki andil terhadap kemerdekaan Indonesia, hingga awalnya reformasi tidak terlepas dari peran pemuda dan mahasiswa Indonesia yang membawah arah demokrasi bangsa Indonesia hingga saat ini.
Dalam Negara demokrasi seperti Indonesia, Pemuda merupakan bagian subjektif dari pemerintahan, berbeda dengan Negara yang menganut sistem monarki atau komunis, yang memposisikan pemuda sebagai objek pemerintahan. Maka semakin besar partisipasi pemuda dalam pemerintahan maka akan semakin baik proses demokrasi dan semakin berkualitas.
Generasi Pemuda dan mahasiswa serta pemilih pemula memiliki peran yang sangat penting dalam mensukseskan pesta demokrasi tahun 2024, pada tahun tersebut akan menjadi Pemilu yang lebih kompleks dari pemilu sebelumnya, dimana pada tahun tersebut akan dilaksanakan Pemilihan Umum serentak yakni Pemilihan Legislatif dan Presiden pada bulan Februari dan Pemilihan Kepala Daerah pada bulan November tahun 2024. Maka dari itu literasi dan pendidikan politik harus disuguhkan kepada mereka dengan sebaik mungkin dalam menjaga kondusifitas dan arah demokrasi Indonesia. Karena partisipasi pemuda menjadi salah satu kunci dari kualitas Demokrasi .
Pemilihan Umum (Pemilu) sebagai perwujudan dari kedaulatan rakyat guna menghasilkan pemerintahan Negara yang demokratis berdasarkan amanat pancasila dan Undang-undang Dasar 1945. Dalam menjaga kondusifitas iklim pemilu menjelang tahun politik 2024 yang memungkinkan dinamika akan terus terjadi, perlu ditekankan peranan pemuda untuk aktif berperan, sebagaimana diperkirakan untuk pemilih dengan usia 17 hingga 39 tahun yakni kisaran 60% dari jumlah pemilih yang akan memilih pada tahun 2024 mendatang.
Lalu apa yang bisa dilakukan oleh pemuda khususnya generasi Pemilih pemula dan Mahasiswa dalam pesta demokrasi tahun 2024. Pemuda pada hari ini adalah kelompok yang mampu untuk menjadi penyambung lidah dari kelompok elit dan alit, pemuda yang masih memiliki sikap Idealisme akan mengkampanyekan pemilu tanpa adanya praktek jual beli suara yang merupakan akar dari permasalahan tindak pidana korupsi ketika menjabat nantinya.
Ada beberapa hal yang bisa dilakukan dalam meningkatkan peran pemuda dalam pesta demokrasi tahun 2024 mendatang, diantaranya yakni KPU sebagai Instrumen utama dalam pelaksanaan Pemilu tahun 2024 harus lebih aktif untuk memberikan pendidikan politik pada kaum pemuda, Komisi Pemilihan Umum (KPU) harus melibatkan pemuda dengan cara menggandeng kelompok pemuda , komunitas ataupun organisasi mahasiswa dalam Sosialisasi pendidikan politik yang akan disebarluaskan kepada anggota komunitas ataupun Organisasi serta diharapkan dapat mampu menyampaikan dikalangan pemuda lainnya. Kemudian KPU juga harus melibatkan Pemuda dalam proses demokrasi yakni mengajak pemuda dan mahasiswa untuk menjadi Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS) hingga di tataran TPS. Kenapa hal demikian sangatlah penting, karena Pemuda dan mahasiswa memiliki sifat Idealisme yang tinggi serta kritis sehingga mampu untuk menjadikan pesta demokrasi yang berkualitas.
Kemudian juga hal yang mampu untuk meningkatkan peran pemuda dalam pemilu yakni dalam sisi pengawasan pemilu, Bawaslu dalam hal ini menjadi instrumen pengawasan seyogyanya juga harus melibatkan pemuda dan mahasiswa dalam pengawasan pemilu, dalam dunia yang lebih maju dalam sistem teknologi ini, maka juga perlu pengawasan yang dilakukan dalam menciptakan suasana perpolitikan yang lebih santun, untuk menghindari Konten kampanye yang negatif, berita Hoax yang akan menciptakan perpecahan pemahaman di kalangan masyarakat khususnya pemuda.
Dan juga dalam pelaksanaan pemilu nantinya di tahun 2024, pemuda juga mampu menjadi pelopor dalam pengawasan pemilu ditingkat TPS yakni dengan mengawasi proses penghitungan suara ditingkat TPS, apalagi dengan kecepatan informasi dan teknologi yang sangat mungkin para pelaku penghitungan suara tidak akan berani kecurangan-kecurangan pemilu.
Sehingga pemuda memiliki peran yang aktif dalam pesta demokrasi tahun 2024. Maju ataupun mundurnya demokrasi di Indonesia sangat ditentukan oleh para pemuda, karena apabila pemuda memiliki sikap apatisme atau cuek terhadap proses pemilu maka pemilu 2024 akan mengakibatkan penurunan kualitas demokrasi. Karena pada tahun 2024 adalah momentum dan kesempatan bagi pemuda untuk membuktikan bahwa proses demokrasi di Indonesia memiliki harapan yang cerah, yang saat ini marak dikaitkan pemilu dengan praktik politik uang, siapa yang memiliki banyak uang mampu duduk di tampuk kepemimpinan. Saat ini lah Demokrasi di Indonesia harus mampu diubah ke arah yang lebih baik. Bahwa para pemimpin Indonesia adalah orang-orang yang mampu untuk mengabdikan diri kepada Bangsa dan Negara bukan hanya untuk menciptakan kekuasaan untuk diri dan kelompoknya. Hal itu akan dapat terjadi apabila pemuda berperan aktif dalam Pemilu tahun 2024.
(M. Murtako, M.Pd.I, Ketua Mabincab PMII Kota Lubuklinggau)


