Iklan

iklan

Iklan

,

Iklan

iklan
rnn-chanell

KETIKA SEBUAH NEGERI DI PIMPIN OLEH ORANG YANG TIDAK BERPENDIDIKAN.

RADAR NUSANTARA NEWS
01 Juni 2024, 17.40 WIB Last Updated 2024-06-01T10:40:38Z

RNN. com Aceh Singkil | Aceh-Sungguh miris kita melihat di negeri ini,masih ada calon calon pemimpin yang seharusnya berpendidikan minimal S1,Malah di tahun 2024 ini masih ada yang calon pemimpin atau calon kepala daerah yang berpendidikan setara SMA.Alias Paket (C)

Secara aturan memang tidak di haramkan,tapi jelang indonesia merdeka yang ke 80,kok masih ada orang mencalonkan diri dengan bangganya menggunakan ijazah paket B dan C.

Masyarakat Aceh Singkil hari ini sudah mulai berkomentar,arsayd warga kota baharu misalnya,kami saja di desa tidak ada lagi kepala desa yang mendaftar paket B.C calon nya,kok malah di di era tahun sudah mulai maju ini kok masih menggunakan ijazah paket B.dan C.

Logika kita berpikir ungakapnya,para kepala SKPK,Kaban,Kabag,Kabid,Kasi,Guru SD.SMP.SMU SMK,Tidak  ada lagi Tamat sederajat SMA,Atau paket B.Dan C,malah kepala daerah nanti yang memimpin ijazah kejar kejaran,alias paket A.B.C,ini tidak relevan lagi untuk saat ini,pungkas nya.

Jhoni warga suro mengatakan kepada awak media,ini adalah salah satu kekeliruan kita bila kita masih memilih pemimpin yang tidak memiliki ijazah pormal,dalam artian tanpa menduduki bangku sekolah,dapat ijazah setara.pungkas nya.

ADW bukan nama asli warga simpang kanan mengatakan,kalau kita pilih pemimpin yang tidak memiliki pendidikan yang mumpuni,tentu negeri batuah syekh Abdul as Singkili ini akan semakain terpuruk.
Biasanya,orang yang tidak memiliki pendidikanyang mumpuni dan legalitas pormal,dia kalau menerima masukan dari akademisi,dalam hal ini skpk dan jajaran nya yang memeiliki pendidikan minimal S1,tentu tidak di terima,karena orang yang demikian sangat kuat mempertahankan egonya sendiri.

Kaperwil Garuda news tv provinsi Aceh melihat keluhan masyarakat dan apa yang mulai di perbincangkan di tengah tengah masyarakat,maklum dan paham serta bangga kepada warga Aceh Singkil yang semakin tahun semakin maju cara pola pandangan dan pikiran nya.

Pak tumangger warga kecamatan danau Paris ketika wawancara by phone dengan awak media ini mengatakan,ada beberapa ketertinggalan aceh singkil sejak tahun 2017 yang lalu,contohnya,,,kita tidak mengatakan dan menyalahkan siapa siapa saat itu,tapi nyata di depan mata kita,jalan ke kecamatan danau paris,jalan ke kecamatan singkohor,jalan ke kecamatan kota baharu,jalan ke kecamatan kuala baru,jalan lintas perbatasan Subulussalam -singkil,jalur dua singkil -rimo yang jalan nya sangat memperhatikan,lampu jalan tidak lagi terang akibat banyak lampunya yang putus, pariwisata di pulau banyak yang setiap tahun semakain redup,angka stunting masih tinggi,belum lagi saat ini wabah malaria kembali menyerang beberapa warga, perkantoran yang seperti tidak berpenghuni akibat kurang terawat,belum lagi pegawai negeri sipil yang tidak lagi mendapatkan tunjangan khusus (TC) Uang makan bagi ASN yang lenyap akibat anggaran tidak cukup,banjir yang selalu sampai saat ini masih masalah bagi beberapa kecamatan termasuk ibukota kabupaten aceh Singkil,angka kemiskinan yang semakin memperihaitan,sehingga ada istilah di dana desa miskin ekstrim,pengawasan dana desa yang sangat lemah,ini semua akibat pemimpin negeri ini kurang faham akan arti pendidikan,sehingga pendidikan dan kesehatan kita pun masih tergolong terbelakang se aceh dari 23 kabuoaten kota,tutur nya.

Harapan dan perasaan warga masyarakat saat merasakan limatahun kepemimpinan sang ingkanben yang akan maju pada pilkada 2025-2030 yang akan datang,tentu bukan tanpa alasan,mereka dari kedua bakal calon kandidat bupati dan wakil bupati yang akan maju sudah pernah sama sama di rasakan oleh masyarakat Aceh Singkil.

Pandangan masyarakat sudah terbuka lebar,mana yang memimpin demi pribadi keluarga dan golongan,dan mana yang membangun demi aceh singkil tercinta.

Tentu kita semua berharap,menghadapi pemilu 2014 ini, masyarakat jangan mau termakan finah dari pihak manapun, jangan mau di kotak kotakkan yang mengatas namakan suku,agama,golongan,dan Ras,kita sama sama caeh singkil,ayo.

Pewarta korwil RNN. com : Ramli Manik
Editor Pimred RNN. com : Bahtum Bk 

Iklan

iklan