,

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Menko Polhukam Hadi Tjahjanto dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto

RADAR NUSANTARA NEWS
01 April 2024, 23.11 WIB Last Updated 2024-04-01T16:12:02Z
iklan










Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Menko Polhukam Hadi Tjahjanto dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto hari ini dijadwalkan berangkat ke Banten. Sigit akan melakukan pemantauan dan pengecekan kesiapan jalur mudik Lebaran tahun 2024, khususnya di pelabuhan.
"Kami ingin mengecek kesiapan personel, serta sarana dan prasarana, guna melayani masyarakat yang akan melaksanakan mudik Lebaran," kata Sigit kepada wartawan, Senin (1/5/2024).

Kapolri rencananya akan meninjau Pelabuhan Ciwandan, Pelabuhan PT BBJ, Pelabuhan PT Indah Kiat serta Pelabuhan Merak. Selain itu, Kapolri juga akan memastikan strategi jajaran Polda Banten bersama seluruh stakeholder terkait dalam mengatasi kepadatan arus lalu lintas

Kapolri ingin memastikan betul kelancaran dan keamanan seluruh masyarakat dalam arus mudik Idul Fitri 1445H ini. Apalagi seluruh pelabuhan di wilayah Banten ini setiap tahunnya berperan vital dalam momen Mudik Lebaran, khususnya bagi pemudik yang hendak menuju wilayah Sumatera.

Berdasarkan survei Kemenhub tahun 2024, terdapat sekitar 193,6 juta orang yang akan melaksanakan mudik, dimana angka ini meningkat 69,8 juta orang dari survei pergerakan mudik Lebaran tahun 2023 lalu.


Polri Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2024 di Monas pada 3 April
Hasil survei juga menyebutkan sebesar 5,50% atau 10,65 juta orang memilih Kapal penyeberangan (ASDP) sebagai salah satu moda transportasi pilihan untuk melaksanakan mudik. Selanjutnya, sebesar 36,1% atau 3,84 juta orang akan menggunakan pelabuhan Merak sebagai pilihan pelabuhan penyeberangan.

Setelah melakukan peninjauan kesiapan arus mudik Lebaran 2024, Kapolri dijadwalkan melanjutkan agenda Safari Ramadan di Mapolda Banten. Dalam Safari Ramadan ini akan ada tausiyah yang diberikan oleh KH Gus Muwafiq dilanjutkan buka puasa hingga salat magrib bersama.

Kapolri pada Senin (25/3) lalu memimpin rapat koordinasi lintas sektoral soal kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat 2024. Operasi Ketupat dilaksanakan pada 4 sampai 16 April 2024 dalam rangka menjaga kelancaran dan keamanan arus mudik dan balik Lebaran 2024 atau Idul Fitri 1445 Hijriah.

Sebanyak 145 ribu personel dikerahkan dalam operasi itu. Adapun anggota Polri sebanyak 76.192 personel dan instansi terkait sebanyak 68.969 personel. Mereka disebar di sejumlah titik untuk pengamanan dan memastikan lancarnya mudik.

Jenderal Sigit mengatakan Polri juga menyiapkan sejumlah strategi pengamanan dalam arus mudik 2024, termasuk terkait rekayasa lalu lintas dan pemetaan jalur mudik yang rawan kecelakaan.

"Ini menjadi penting karena memang secara statistik terjadi penurunan terkait dengan masalah laka lantas apabila dibandingkan dengan tahun 2022. Namun demikian karena yang mudik kali ini meningkat, kita mengharapkan laka lantas dan juga kemacetan lalu lintas di tahun 2024 ini betul-betul bisa kita kelola dengan baik," paparnya.

Jenderal Sigit juga mengatakan akan menyiapkan 5.718 pos pantau yang akan memberikan pelayanan pada pemudik. Pos pantau itu akan disiapkan di rest area, jalan arteri hingga wilayah wisata.


Pewarta korwil RNN. com : Firman
Editor Pimred RNN. com.   : Bahtum Bk, SH 

Iklan