Iklan

iklan

Iklan

,

Iklan

iklan
rnn-chanell

Berdasarkan hasil pantauannya, Presiden Jokowi melihat bahwa harga komoditas di pasar te

RADAR NUSANTARA NEWS
24 April 2024, 06.50 WIB Last Updated 2024-05-05T08:55:00Z












Dalam kunjungan perdananya ke Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, Selasa (23/04/2024),Bapak Presiden Joko Widodo mengunjungi Pasar Tumpah Mamasa. Presiden Jokowi datang untuk mengecek kondisi harga-harga bahan pokok di daerah tersebut, sekaligus infrastruktur pasarnya.

Berdasarkan hasil pantauannya, Presiden Jokowi melihat bahwa harga komoditas di pasar tea

Arsebut maupun di Provinsi Sulawesi Barat secara umum menunjukkan stabilitas yang baik, dibandingkan provinsi lain. Presiden juga mengapresiasi kualitas dan harga beras lokal yang menurutnya patut dijadikan contoh oleh provinsi lain di Indonesia.

“Tadi saya melihat harga-harga di sini juga stabil dibandingkan provinsi lain, misalnya kayak bawang merah harganya baik, cabai merah keriting juga baik harganya Rp40 ribu, bawang merah tadi Rp33 ribu, beras ada yang Rp11 ribu beras lokal ini yang bagus sekali,” ujar Presiden.

Mengenai kondisi pasar saat ini, Presiden menyatakan komitmennya untuk membangun pasar baru sebagai respons terhadap kebutuhan lokal akan fasilitas perdagangan yang lebih baik. Namun, Presiden meminta agar pemerintah daerah menyiapkan lokasinya agar berdekatan dengan pasar tumpah saat ini.

“Ini mau kita buatkan pasar, kita bangun, tapi tadi saya tanya ke Pak Bupati lokasinya memang yang harus berdekatan dengan yang di sini tidak bisa dipindah jauh dari sini karena konsumennya ada di sekitar lokasi ini,” tutur Presiden.

Kristina, seorang pedagang sayur, berharap pembangunan pasar baru tersebut dapat diwujudkan. Menurutnya, kehadiran pasar tersebut sangat dibutuhkan masyarakat setempat karena selama satu dekade terakhir praktis hanya ada pasar tumpah.

“Semoga Bapak Presiden terbaik kami bisa melihat keadaan kami sekarang di Mamasa ini yang betul-betul membutuhkan perhatian dari Bapak Presiden,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Herwan, seorang pedagang sayur, yang berharap agar Mamasa segera memiliki pasar tetap untuk memfasilitasi kegiatan perdagangan.

“Saya sampaikan di Mamasa ini tidak ada pasar. Harapan saya mudah-mudahan Mamasa ini ada pasar tetapnya. Mudah-mudahan Mamasa punya pasar tetap,” ujar Herwan.

Melalui kunjungan ini, Presiden Jokowi menegaskan kembali pentingnya pembangunan infrastruktur yang mendukung kegiatan ekonomi lokal. Dengan rencana pembangunan pasar baru, diharapkan dapat memperkuat struktur perdagangan di Mamasa dan memberikan kestabilan ekonomi lebih baik bagi pedagang dan warga setempat.

Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam kunjungan tersebut yaitu Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Pj. Gubernur Sulawesi Barat Zudan Arif Fakhrulloh, dan Pj. Bupati Mamasa Muhammad ZainDalam kunjungan perdananya ke Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, Selasa (23/04/2024),Bapak Presiden Joko Widodo mengunjungi Pasar Tumpah Mamasa. Presiden Jokowi datang untuk mengecek kondisi harga-harga bahan pokok di daerah tersebut, sekaligus infrastruktur pasarnya. Berdasarkan hasil pantauannya, Presiden Jokowi melihat bahwa harga komoditas di pasar tersebut maupun di Provinsi Sulawesi Barat secara umum menunjukkan stabilitas yang baik, dibandingkan provinsi lain. Presiden juga mengapresiasi kualitas dan harga beras lokal yang menurutnya patut dijadikan contoh oleh provinsi lain di Indonesia. “Tadi saya melihat harga-harga di sini juga stabil dibandingkan provinsi lain, misalnya kayak bawang merah harganya baik, cabai merah keriting juga baik harganya Rp40 ribu, bawang merah tadi Rp33 ribu, beras ada yang Rp11 ribu beras lokal ini yang bagus sekali,” ujar Presiden. Mengenai kondisi pasar saat ini, Presiden menyatakan komitmennya untuk membangun pasar baru sebagai respons terhadap kebutuhan lokal akan fasilitas perdagangan yang lebih baik. Namun, Presiden meminta agar pemerintah daerah menyiapkan lokasinya agar berdekatan dengan pasar tumpah saat ini. “Ini mau kita buatkan pasar, kita bangun, tapi tadi saya tanya ke Pak Bupati lokasinya memang yang harus berdekatan dengan yang di sini tidak bisa dipindah jauh dari sini karena konsumennya ada di sekitar lokasi ini,” tutur Presiden. Kristina, seorang pedagang sayur, berharap pembangunan pasar baru tersebut dapat diwujudkan. Menurutnya, kehadiran pasar tersebut sangat dibutuhkan masyarakat setempat karena selama satu dekade terakhir praktis hanya ada pasar tumpah. “Semoga Bapak Presiden terbaik kami bisa melihat keadaan kami sekarang di Mamasa ini yang betul-betul membutuhkan perhatian dari Bapak Presiden,” ujarnya. Hal serupa disampaikan Herwan, seorang pedagang sayur, yang berharap agar Mamasa segera memiliki pasar tetap untuk memfasilitasi kegiatan perdagangan. “Saya sampaikan di Mamasa ini tidak ada pasar. Harapan saya mudah-mudahan Mamasa ini ada pasar tetapnya. Mudah-mudahan Mamasa punya pasar tetap,” ujar Herwan. Melalui kunjungan ini, Presiden Jokowi menegaskan kembali pentingnya pembangunan infrastruktur yang mendukung kegiatan ekonomi lokal. Dengan rencana pembangunan pasar baru, diharapkan dapat memperkuat struktur perdagangan di Mamasa dan memberikan kestabilan ekonomi lebih baik bagi pedagang dan warga setempat. Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam kunjungan tersebut yaitu Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Pj. Gubernur Sulawesi Barat Zudan Arif Fakhrulloh, dan Pj. Bupati Mamasa Muhammad ZainDalam kunjungan perdananya ke Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, Selasa (23/04/2024),Bapak Presiden Joko Widodo mengunjungi Pasar Tumpah Mamasa. Presiden Jokowi datang untuk mengecek kondisi harga-harga bahan pokok di daerah tersebut, sekaligus infrastruktur pasarnya. Berdasarkan hasil pantauannya, Presiden Jokowi melihat bahwa harga komoditas di pasar tersebut maupun di Provinsi Sulawesi Barat secara umum menunjukkan stabilitas yang baik, dibandingkan provinsi lain. Presiden juga mengapresiasi kualitas dan harga beras lokal yang menurutnya patut dijadikan contoh oleh provinsi lain di Indonesia. “Tadi saya melihat harga-harga di sini juga stabil dibandingkan provinsi lain, misalnya kayak bawang merah harganya baik, cabai merah keriting juga baik harganya Rp40 ribu, bawang merah tadi Rp33 ribu, beras ada yang Rp11 ribu beras lokal ini yang bagus sekali,” ujar Presiden. Mengenai kondisi pasar saat ini, Presiden menyatakan komitmennya untuk membangun pasar baru sebagai respons terhadap kebutuhan lokal akan fasilitas perdagangan yang lebih baik. Namun, Presiden meminta agar pemerintah daerah menyiapkan lokasinya agar berdekatan dengan pasar tumpah saat ini. “Ini mau kita buatkan pasar, kita bangun, tapi tadi saya tanya ke Pak Bupati lokasinya memang yang harus berdekatan dengan yang di sini tidak bisa dipindah jauh dari sini karena konsumennya ada di sekitar lokasi ini,” tutur Presiden. Kristina, seorang pedagang sayur, berharap pembangunan pasar baru tersebut dapat diwujudkan. Menurutnya, kehadiran pasar tersebut sangat dibutuhkan masyarakat setempat karena selama satu dekade terakhir praktis hanya ada pasar tumpah. “Semoga Bapak Presiden terbaik kami bisa melihat keadaan kami sekarang di Mamasa ini yang betul-betul membutuhkan perhatian dari Bapak Presiden,” ujarnya. Hal serupa disampaikan Herwan, seorang pedagang sayur, yang berharap agar Mamasa segera memiliki pasar tetap untuk memfasilitasi kegiatan perdagangan. “Saya sampaikan di Mamasa ini tidak ada pasar. Harapan saya mudah-mudahan Mamasa ini ada pasar tetapnya. Mudah-mudahan Mamasa punya pasar tetap,” ujar Herwan. Melalui kunjungan ini, Presiden Jokowi menegaskan kembali pentingnya pembangunan infrastruktur yang mendukung kegiatan ekonomi lokal. Dengan rencana pembangunan pasar baru, diharapkan dapat memperkuat struktur perdagangan di Mamasa dan memberikan kestabilan ekonomi lebih baik bagi pedagang dan warga setempat. Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam kunjungan tersebut yaitu Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Pj. Gubernur Sulawesi Barat Zudan Arif Fakhrulloh, dan Pj. Bupati Mamasa Muhammad Zaini

Iklan

iklan