,

Masyarakat Bersama BPBD Kota Pagaralam Bergotong Royong Membuka Kembali Saluran Air Persawahan Yang Tertimbun Longsor.

RADAR NUSANTARA NEWS
05 Maret 2024, 10.27 WIB Last Updated 2024-03-05T03:27:13Z
iklan












Tingginya Cura Hujan Yang terjadi di kota pagaralam beberapa waktu lalu mengakibatkan saluran irigasi perairan sawah milik warga desa cawang baru tertimbun longsor Sepanjang 40 meter Dengan ketinggian timbunan tersebut mencapai 3 meter merupakan runtuhan longsor tanah bercampur bebatuan. irigasi yang merupakan mata air persawahan sekaligus mata air warga desa cawang baru.

Longsor tersebut terjadi di area persawahan talang air salak RT/RW. 02/01 Desa Jangkagh kelurahan jangkarmas kecmatan dempo utara kota pagaralam.

Pantauan awak media di lapangan sudah lebih dari satu pekan warga desa cawang baru keluhkan air untuk  mengaliri sawah mereka, dikarenakan sawah milik warga sempat kekeringan akibat tertimbunnya saluaran irigasi dengan tanah longsor tersebut.


Di hari senin lurah rebah tinggi Hendri bersama  lurah jangkarmas Maman Firmansyah beserta Bhabinkamtibmas, anggota Babinsa di bantu RW. 02 jambat akagh Embriadi, bersama puluhan warga desa cawang baru, yang langsung terjun kelokasi untuk bersama - sama bergotong royong membuka  kembali saluran air yang tertimbun di area tersebut. 

Selain itu juga kurang lebih sebnyak 40 Personil Anggota Satgas BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kota pagaralam di terjunkan untuk membantu masyarakat setempat,  personil yang di komando oleh Anjas selaku kepala bidang  sama-sama berjibaku bersma masyarakat  bergotong royong membuka kembali drenase irigasi yang tertimbun longsor tersebut. 


Menurut Anjas Hariansyah SP. Selaku kepala bidang Kedaruratan dan Logistik ketika di bicangi oleh awak media menyampaikan.

“ Memang curah hujan yang sangat tinggi menyebabkan terjadinya longsor yang membuat saluran irigasi tertimbun tanah dan longsor, untuk saat ini BPBD tanggap terhadap kejadian tersebut,  Menurunkan personil satgas PB BPBD,  Untuk membantu masyarakat setempat dalam mengevakuasi tanah akibat longsor tersebut” tutup Anjas.  


Menurut Lurah Jangkarmas Maman Firmansyah SE. Yang ikut membantu masyarakat Cawang baru mengatakan.
“hari ini kami bersama-sama Dengan BPBD kota pagaralam dan masyarakat beserta Bhabinkamtibmas, Babinsa Bekerja bersama terjun kelokasi longsor yang menutupi saluran air irigasi sawah warga, alamdulillah sudah hampir selesai ini berkat kekompakan dan semangat bergotong royong masyarakat bahu membahu membantu masyarakat demi kepentingan bersama,  ini adalah Salah satu budaya keariban lokal Besemah yang masih kental dan punya nilai tersendiri” Kata Maman.


Pewarta Kabiro RNN. com : LANC
Editor Pimred RNN. com : Bahtum BK, SH

Iklan